Kinerja Perusahaan Pembiayaan Tumbuh Baik

Sabtu, 01 November 2014 - 01:09 WIB
Kinerja Perusahaan Pembiayaan...
Kinerja Perusahaan Pembiayaan Tumbuh Baik
A A A
SEMARANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat, dalam empat tahun terkahir kinerja keuangan perusahaan pembiayaan mengalami pertumbuhan yang cukup baik.

Berasarkan data OJK, kinerja keuangan perusahaan pembiayaan dalam periode empat tahun terakhir terus mengalami pertumbuhan. Pada Agustus lalu, perolehan aset mencapai Rp412,46 triliun atau tumbuh 8,64% dari periode yang sama tahun lalu.

Piutang pembiayaan juga mengalami pertumbuhan per Agustus lalu tumbuh sebesar 8,54% dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Sedang, komposisi piutang masih didominasi pembiayaan konsumen sebesar Rp 241,26 triliun atau 66,37% dari total piutang,” kata Direktorat Pengawasan Pembiayaan OJK Bondan Kusuma, Jumat (31/10/2014).

Sementara untuk pembiayaan sewa guna usaha sebesar Rp113,71 triliun atau menguasai 31,2%. Selama ini total pembiayaan industri masih terkonsentrasi pada sektor rumah tangga mencapai Rp 189,196 triliun atau sebesar 50% dari total piutang pembiayaan. “Sektor ini umumnya paling banyak memperoleh pembiayaan konsumen dari industri,” imbuhnya.

Dikatakannya, terdapat 3.758 kantor cabang perusahaan pembiayaan tersebar di seluruh Indonesia per akhir Agustus lalu. Pulau Jawa, kata dia, menjadi lokasi paling padat keberadaaan perusahaan pembiayaan yaitu sebanyak 748 kantor.

Terpisah, Branch Manager Astra Credit Companies (ACC) Semarang Felix Wijaya, mengakui kinerja uangan ACC mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Kami menargetkan penyaluran kredit Rp40-45 miliar per bulan,” katanya.

Dijelaskannya, ACC sebagai salah satu lembaga pembiayaan kredit mobil, setial bulan membiayai kredit sebanyak 400-450 unit mobil dengan pembiayaan masing-masing sekitar Rp100 juta per unit.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kebijakan Insentif PPnBM...
Kebijakan Insentif PPnBM Dorong Peningkatan Industri Pembiayaan
Industri Kreatif Film...
Industri Kreatif Film Perlu Jaminan Pembiayaan Perbankan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Pembiayaan Industri Strategis
BFI Finance Dukung Peningkatan...
BFI Finance Dukung Peningkatan Aktivitas Produksi Pertambangan
Mendag Sebut Industri...
Mendag Sebut Industri Digital Butuh Dukungan Pembiayaan Asing
Masih Besar, Potensi...
Masih Besar, Potensi Migas RI Jadi Peluang Pembiayaan Perbankan
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
15 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
40 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
47 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
55 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved