Mendag Sebut Industri Digital Butuh Dukungan Pembiayaan Asing

loading...
Mendag Sebut Industri Digital Butuh Dukungan Pembiayaan Asing
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhamad Lutfi. Foto/Dok Kemendag
JAKARTA - Ekonomi digital mempunyai peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Meski begitu, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki agar pertumbuhan ekonomi digital bisa maksimal.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, beberapa hal yang harus diperbaiki di masa yang akan datang antara lain infrastruktur komunikasi, perlindungan digital konsumen, dan tenaga kerja yang terampil khususnya di bidang teknologi.

Baca juga: Ekonomi Digital RI Akan Tembus Rp4.531 Triliun di 2030

"Innovation ecosystem juga penting untuk hidupkan digital economy, serta government dan public services digital economy," ujarnya dalam konferensi pers di Istana Presiden, Kamis (10/6/2021).



Menurut dia, ekonomi digital juga akan tumbuh dengan adanya investasi dan juga dukungan pembiayaan asing ke dalam industri digital Indonesia. "Di masa yang akan datang kita berharap ekonomi digital akan memperbaiki pertumbuhan Indonesia, paling tidak dalam sektor logistik dan industri. Dengan adanya ekonomi digital maka perbaikan sektor logistik akan jauh lebih baik," ucapnya.

Baca juga: Tarif PPN Naik Jadi 12%, Ekonomi RI Bisa Melemah Lagi

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, pihaknya terus mendorong UKM untuk go digital melalui berbagai program. Berdasarkan data dari Asosiasi e-Commerce Indonesia, hingga Mei 2021 sudah mencapai 13,7 juta pelaku UMKM yang terdaftar di ekosistem digital.

"Kami sudah menargetkan tahun 2024 menjadi 30 juta UKM. Masih ada waktu 3 tahun dan ini harus ada strategi yang proaktif jemput bola untuk melakukan pendampingan, kurasi produk, sampai ke SDM-nya, pembiayaan sampai mereka bisa onboarding di e-commerce," paparnya.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top