Sudirman: Mafia Migas Bukan Tanggung Jawab ESDM

Sabtu, 01 November 2014 - 17:31 WIB
Sudirman: Mafia Migas...
Sudirman: Mafia Migas Bukan Tanggung Jawab ESDM
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menegaskan, bahwa masalaha penjahat atau mafia migas, bukan tanggung jawab kementeriannya, melainkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurutnya, tugas Kementerian ESDM saat ini hanya melayani masyarakat. Namun, pihaknya juga tetap mengakui bahwa masalah migas menjadi PR dirinya untuk membenahi struktur pemerintahan dan birokrasi agar dapat kembali menjadi positif di mata masyarakat.

"Itu tugas KPK untuk mengurus mafia-mafia migas Indonesia. Tugas kementerian ESDM cuma melayani masyarakat saja dan bekerja dengan baik sesuai visi misi Presiden kita," ujarnya di Jakarta, Sabtu (1/11/2014).

Sudirman mengatakan, tak mau berbicara banyak mengenai mafia migas. Karena, dia hanya ingin bekerja dengan sebaik-baiknya meskipun banyak kendala dan hambatan ke depannya.

"Kita enggak mengurusi masalah hukum. Jadi serahkan saja sama yang berwajib, dan biarkan saya di sini bekerja dengan sebaik-baiknya," kata dia.

Seperti diketahui, sektor energi saat ini sedang menjadi perhatian, baik pemerintah maupun masyarakat.

Hal itu, setelah beberapa waktu lalu terkuak kasus mantan Menteri ESDM Jero Wacik menjadi tersangka oleh KPK.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
21 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
48 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
82.000 Warga Pilih Hengkang,...
82.000 Warga Pilih Hengkang, Israel Bukan Lagi Negara Istimewa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved