Jelang Rilis Inflasi, IHSG Berpeluang Menguat Terbatas
Senin, 03 November 2014 - 08:47 WIB
Jelang Rilis Inflasi, IHSG Berpeluang Menguat Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi menguat terbatas didukung data ekonomi dalam negeri, seperi inflasi dan neraca perdagangan.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, pelaku pasar seperti biasanya pada awal bulan menunggu rilis sejumlah data ekonomi, seperti inflasi Oktober yang diperkirakan sekitar 0,35%-0,45% didorong kenaikan harga bahan pangan khususnya cabai akibat suhu panas yang lebih tinggi dari biasa, sehingga inflasi tahun takwim hingga Oktober diperkirakan sekitar 4,06%-4,16%.
Selain itu, data neraca perdagangan September, yang diperkirakan surplus sebesar USD50 juta-USD75 juta. Khusus Senin ini, merujuk kenaikan Dow Jones 1,13% dan EIDO 0,44%, dia memperkirakan, ada peluang IHSG mengalami penguatan terbatas.
"Pola breakaway terbentuk atas IHSG mengindikasikan peluang penguatan lanjutan," kata dia, Senin (3/11/2014).
Dia memperkirakan, IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran support pada level 5.070, dan resistance pada level 5.128. Adapun saham sektor konsumer, logam dan perkebunan, menurut Edwin, bisa dijadikan fokus trading seiring kuatnya kinerja keuangan emiten sektor tersebut.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, pelaku pasar seperti biasanya pada awal bulan menunggu rilis sejumlah data ekonomi, seperti inflasi Oktober yang diperkirakan sekitar 0,35%-0,45% didorong kenaikan harga bahan pangan khususnya cabai akibat suhu panas yang lebih tinggi dari biasa, sehingga inflasi tahun takwim hingga Oktober diperkirakan sekitar 4,06%-4,16%.
Selain itu, data neraca perdagangan September, yang diperkirakan surplus sebesar USD50 juta-USD75 juta. Khusus Senin ini, merujuk kenaikan Dow Jones 1,13% dan EIDO 0,44%, dia memperkirakan, ada peluang IHSG mengalami penguatan terbatas.
"Pola breakaway terbentuk atas IHSG mengindikasikan peluang penguatan lanjutan," kata dia, Senin (3/11/2014).
Dia memperkirakan, IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran support pada level 5.070, dan resistance pada level 5.128. Adapun saham sektor konsumer, logam dan perkebunan, menurut Edwin, bisa dijadikan fokus trading seiring kuatnya kinerja keuangan emiten sektor tersebut.
(rna)
Lihat Juga :