Pemerintah Diminta Kembangkan Perikanan di Kawasan Timur

Selasa, 04 November 2014 - 11:31 WIB
Pemerintah Diminta Kembangkan...
Pemerintah Diminta Kembangkan Perikanan di Kawasan Timur
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto menilai, potensi komoditas kelautan dan perikanan Kawasan Timur Indonesia perlu dikembangkan lebih jauh.

Pasalnya, masih banyak hambatan yang ditemui dan perlu segera mendapatkan penanganan startegis dan tepat sasaran.

"Potensi di Kawasan Timur Indonesia melimpah, tidak diragukan lagi. Tapi pengolahan SDA di sana masih minim, tak terkecuali untuk sektor kelautan dan perikanan," ujarnya di Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Menurut dia, seharusnya sektor kelautan dan perikanan dapat menjadi salah satu unggulan bagi pengembangan ekonomi kawasan timur.

"Banyak pelaku yang sangat potensial sebenarnya, bahkan untuk melakukan ekspor. Namun, masih terhambat minimnya pengetahuan dan pengalaman ekspor serta biaya logistik yang masih tinggi," katanya.

Dia mengatakan, kondisi saat ini belum berpihak pada nelayan dan pelaku usaha perikanan. Karena itu, Kadin mengharapkan baik pemerintah pusat, khususnya pemerintah daerah kawasan timur dapat menciptakan regulasi efektif bagi pengembangan kelautan dan perikanan di daerah.

"Tantangan di timur memang berat, karena terhambat infrastruktur, sehingga nelayan dan para pengusaha kesulitan mencapai pasarnya. Padahal produk perikanan harus terjual cepat. Di sisi lain, sentra perikanan di sana masih banyak belum memiliki cold storage yang memadai," ungkap Yugi.

Pihaknya berharap, berbagai hambatan tersebut dapat segera dicari solusinya. Pemerintah diminta segera melakukan pembenahan dan memperhatikan hal-hal yang menyulitkan sektor kelautan di Indonesia timur.

Kadin juga berharap adanya sinergi antara pemerintah dengan pelaku usaha untuk bersama-sama mencari solusi atas masalah yang dihadapi sektor kelautan.

"Swasta bisa aktif dalam investasi, tapi ini juga bergantung pada langkah pemerintahnya seperti apa. Intinya kita ingin kawasan timur sektor kelautan bisa lebih berkembang," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved