Potensi Besar, Pengelolaan Laut RI Tidak Maksimal

Selasa, 04 November 2014 - 13:54 WIB
Potensi Besar, Pengelolaan...
Potensi Besar, Pengelolaan Laut RI Tidak Maksimal
A A A
JAKARTA - Mantan Gubernur Maluku, Karel Rahilatu mengatakan, potensi kelautan di Indonesia sebetulnya besar namun pengelolaannya hingga saat ini belum maksimal.

"Potensi kelautan kita di 7 provinsi kelautan, luar biasa sekali. Untuk Maluku, potensi sumber daya ikannya itu sekitar 6,52 juta ton per tahun, di Papua 1,72 juta ton per tahun. Namun yang berhasil dikelola hanya sekitar 6,52% per tahun," ujar dia di Menara Kadin Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Dia menjelaskan, saking luasnya lautan di Indonesia, membuat pemerintah terkesan tak maksimal dalam pengawasan di wilayah kelautan nusantara sehingga banyak penyelewengan-penyelewengan ikan yang terjadi.

"Begitu luasnya sektor laut kita, setiap hari kita dihadapkan pada kejadian ilegal fishing, tak bisa dibendung," ujar dia.

Selain itu, masalah nasib nelayan pesisir juga menjadi momok yang harus diubah. Antara lain pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang terkadang tak sampai di wilayah nelayan pesisir pantai.

"Subsidi BBM itu hanya terjadi di Jakarta saja. Nelayan kita di sana enggak dapat apa-apa," ujar dia.

Dia menambahkan, yang paling penting adalah masalah infrastruktur perikanan wilayah Indonesia timur yang memiliki infrastruktur 12 perusahana perikanan yang dibangun pemerintah.

"12 perusahaan itu dibangun pemerintah, namun kosong blong, tidak ada aktivitas, tak ada program dari pemerintah yang membuat industri perikanan berkembang padahal ini berada di letak yang strategis. Kalau ini dioperasikan, kita enggak bakalan minjem uang lagi keluar untuk sektor perikanan kita," tandas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
1 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
1 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
2 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
2 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved