Risma Putuskan UMK Surabaya Setelah DKI Jakarta

Selasa, 04 November 2014 - 21:17 WIB
Risma Putuskan UMK Surabaya...
Risma Putuskan UMK Surabaya Setelah DKI Jakarta
A A A
SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini enggan untuk menemui kaum buruh yang menuntut kenaikan Upah Minimum Kot (UMK) di depan Balai Kota Surabaya.

Risma, panggilan Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan UMK dari DKI Jakarta. Pasalnya, UMK Surabaya tidak boleh melebihi ibukota tersebut.

“Sebenarnya kalau soal UMK, Surabaya tidak bisa dibandingkan dengan Sidoarjo ataupun Gresik. Barang-barang yang ada di Surabaya, harganya lebih murah dibanding kedua kota itu,” katanya, Selasa (4/11/2014).

Mantan kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini mengungkapkan, pihaknya belum mengusulkan UMK Surabaya 2015 karena ada surat edaran Gubernur Jatim bernomor 560/20059/031/2014.

Dalam surat tersebut, ada tiga poin penting yang diubah. Yakni, yang awalnya sewa kamar kos, diubah menjadi kontrak rumah sederhana. Kemudian harga listrik saat ini dipatok Rp120.000 dan tambahan transportasi Pulang Pergi (PP).

Dengan penghitungan ini, maka UMK Surabaya naik 30%. “Dalam menentukan upah, saya tak ingin membuat perusahaan-perusahaan di Surabaya menjadi bangkrut,” ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
26 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
53 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved