IHSG Diproyeksi pada Kisaran 4.994-5.148
Rabu, 05 November 2014 - 08:45 WIB
IHSG Diproyeksi pada Kisaran 4.994-5.148
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan berpotensi menguat terbatas pada kisaran support 4.994 serta resistance 5.148.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengungkapkan, IHSG masih diperdagangkan diatas MA 200 harian. IHSG bergerak melemah dan ditutup pada level 5.070 atau turun 0,29% pada kemarin.
"Sementara untuk perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas," kata dia, Rabu (5/11/2014).
Sementara sentimen dari luar cenderung variatif. Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak mixed seiring rilis laporan keuangan perusahaan tercatat (emiten) yang mengecewakan. Penguatan dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,10%, sedangkan indeks S&P500 melemah tipis 0,28%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh keputusan lembaga dana pensiun terbesar Jepang yang akan menambah alokasi di saham dua kali lipat. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang yang turun 0,35%. Sedangkann indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menguat 0,23%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 0,21% ke level USD77,35 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,01% ke posisi
USD1.167,80 per ons troi.
Dari dalam negeri, pemerintah akan mengalihkan dana subsidi bahan bakar minyak (BBM) demi mencapai swasembada pangan. Presiden Joko Widodo mengatakan, ruang fiskal hasil kebijakan penaikan harga BBM bersubsidi akan dialokasikan ke sektor industri pangan.
Dana tersebut diharapkan bisa mendorong produksi pertanian hingga Indonesia bisa mencapai swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengungkapkan, IHSG masih diperdagangkan diatas MA 200 harian. IHSG bergerak melemah dan ditutup pada level 5.070 atau turun 0,29% pada kemarin.
"Sementara untuk perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas," kata dia, Rabu (5/11/2014).
Sementara sentimen dari luar cenderung variatif. Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergerak mixed seiring rilis laporan keuangan perusahaan tercatat (emiten) yang mengecewakan. Penguatan dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,10%, sedangkan indeks S&P500 melemah tipis 0,28%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh keputusan lembaga dana pensiun terbesar Jepang yang akan menambah alokasi di saham dua kali lipat. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang yang turun 0,35%. Sedangkann indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menguat 0,23%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 0,21% ke level USD77,35 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,01% ke posisi
USD1.167,80 per ons troi.
Dari dalam negeri, pemerintah akan mengalihkan dana subsidi bahan bakar minyak (BBM) demi mencapai swasembada pangan. Presiden Joko Widodo mengatakan, ruang fiskal hasil kebijakan penaikan harga BBM bersubsidi akan dialokasikan ke sektor industri pangan.
Dana tersebut diharapkan bisa mendorong produksi pertanian hingga Indonesia bisa mencapai swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan.
(rna)
Lihat Juga :