IHSG Diperkirakan pada Kisaran 5.027-5.104
Kamis, 06 November 2014 - 08:33 WIB
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 5.027-5.104
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih variatif (mixed) dan bergerak pada kisaran resistance terdekat di 5.104 dan support di level 5.027.
Analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. IHSG bergerak melemah dan ditutup pada level 5.066 atau turun tipis 0,08% pada perdagangan kemarin.
"Sementara untuk perdagangan hari ini, IHSG masih akan bergerak mixed dalam kisaran yang terbatas," kata dia, Kamis (6/11/2014).
Sementara sentimen dari luar mendukung IHSG untuk menguat. Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup berbalik menguat menjelang rilis data manufaktur dan tenaga kerja negara Paman Sam tersebut. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,58% dan indeks S&P500 sebesar 0,57%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh bursa AS. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,54%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah tipis 0,5%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik 0,25% ke level USD78,88 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,24% ke posisi USD1.143 per ons troi.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti realisasi penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yang rencananya akan dilakukan pemerintah pada bulan ini.
Dari sisi ekonomi, utang luar negeri pemerintah saat ini mencapai USD123 miliar. Sementara utang luar negeri swasta nilainya sebesar USD156 miliar. Angka tersebut memiliki potensi risiko yang tinggi, karena dapat mempengaruhi cadangan devisa Indonesia.
Analis teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG masih diperdagangkan di atas MA 200 harian. IHSG bergerak melemah dan ditutup pada level 5.066 atau turun tipis 0,08% pada perdagangan kemarin.
"Sementara untuk perdagangan hari ini, IHSG masih akan bergerak mixed dalam kisaran yang terbatas," kata dia, Kamis (6/11/2014).
Sementara sentimen dari luar mendukung IHSG untuk menguat. Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup berbalik menguat menjelang rilis data manufaktur dan tenaga kerja negara Paman Sam tersebut. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,58% dan indeks S&P500 sebesar 0,57%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh bursa AS. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar 0,54%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah tipis 0,5%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik 0,25% ke level USD78,88 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,24% ke posisi USD1.143 per ons troi.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti realisasi penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yang rencananya akan dilakukan pemerintah pada bulan ini.
Dari sisi ekonomi, utang luar negeri pemerintah saat ini mencapai USD123 miliar. Sementara utang luar negeri swasta nilainya sebesar USD156 miliar. Angka tersebut memiliki potensi risiko yang tinggi, karena dapat mempengaruhi cadangan devisa Indonesia.
(rna)
Lihat Juga :