Harga Bijih Besi Global Turun Terendah Sejak 2009

Kamis, 06 November 2014 - 11:46 WIB
Harga Bijih Besi Global...
Harga Bijih Besi Global Turun Terendah Sejak 2009
A A A
SINGAPURA - Harga bijih besi global turun ke level terendah dalam lebih dari lima tahun atau sejak 2009 di tengah berapa penutupan pabrik di China yang membatasi produksi untuk mengurangi polusi.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (6/11/2014), hal tersebut menyebabkan permintaan di China menurun. Harga bijih besi dengan konten 62% yang dikirim ke Qingdao turun 2% menjadi USD76,46 metrik ton kering, harga terendah sejak September 2009.

Penurunan ini berlanjut hingga dua pekan akhir Oktober. Harga bahan baku unntuk baja juga menurun 43% tahun ini, setelah produsen termasuk BHP Billiton Ltd meningkatkan persediaan dan memacu terjadinya surplus.

Beberapa pabrik diperintahkan untuk menangguhkan atau mengurangi produksi sebelum pertemuan puncak para pemimpin forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Beijing karena otoritas berusaha meningkatkan kualitas udara lokal.

"Pabrik baja di Cina Utara harus bekerja pada tingkat terendah karena akan ada pertemuan APEC," kata Christian Lelong, seorang analis di Goldman Sachs Group Inc di Sydney.

Ekonomi terbesar di Asia itu akan menjadi tuan rumah pertemuan APEC, mendorong pemerintah untuk menutup pabrik bijih besi dan memastikan udara di negara tersebut benar-benar bersih.

Provinsi Hebei, sebagai kawasan yang memproduksi baja yang mengelilingi ibukota, dan Shandong, sebagai yang terbesar ketiga, serta akan menanggung beban kerugian.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Jasa Pertambangan...
Bisnis Jasa Pertambangan Butuh Penguatan Jaminan Berusaha
2.000 Lebih Delegasi...
2.000 Lebih Delegasi Sambut Industri Pertambangan yang Tangguh dan Berkelanjutan
Liebherr Indonesia Dukung...
Liebherr Indonesia Dukung Operasional Tambang Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Faisal Basri Ungkap...
Faisal Basri Ungkap Bisnis Tambang Rugikan Negara hingga Rp200 Triliun
IATA Makin Cemerlang,...
IATA Makin Cemerlang, Pertambangan Salah Satu Bisnis Inti MNC Group
Petrosea Raih Kontrak...
Petrosea Raih Kontrak Mining Services Agreement Senilai Rp2,7 Triliun
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved