Mendag Sering Terima Aduan soal AEC 2015

Kamis, 06 November 2014 - 12:32 WIB
Mendag Sering Terima...
Mendag Sering Terima Aduan soal AEC 2015
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengaku sering menerima aduan dari berbagai lapisan masyarakat, mengenai ketakutan mereka menghadapi perdagangan bebas dalam lingkup ASEAN Economic Community (AEC) 2015.

"Saya jawab simpel, tidak ada yang boleh ditakuti. Yang pertama kita harus hormati apa yang sudah disepakati," ucap Gobel dalam acara Economic Outlook Indonesia 2015 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (6/11/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, sebelum AEC dilakukan, pada dasarnya pasar bebas telah terjadi lebih dulu dengan diberlakukannya ASEAN Free Trade Area (AFTA).

Bahkan, dengan banyaknya perdagangan ilegal pun, Indonesia sudah mengecap rasanya perdagangan bebas.

"Sebelum AFTA ada yang namanya penyelundupan. Kenapa, karena banyaknya impor kita yang tinggi belum lagi yang ilegal. Itu sudah bisa dibilang sudah memasuki pasar masyarakat bebas. Dalam 10 tahun terakhir, kita sudah menghadapi pasar masyarakat bebas," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Manfaat Susu untuk Sendi...
Manfaat Susu untuk Sendi dan Tulang yang Sering Diabaikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved