Indosat Tawarkan Kupon Obligasi 9%-10,85%

Kamis, 06 November 2014 - 14:53 WIB
Indosat Tawarkan Kupon...
Indosat Tawarkan Kupon Obligasi 9%-10,85%
A A A
JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Indosat Tahap I Tahun 2014 dengan penawaran kupon obligasi sekitar 9%-10,85%.

Presiden Direktur Indosat Alexander Rusli mengatakan, nilai emisi obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp2,2 triliun. Instrumen utang ini merupakan bagian dari rencana pendanaan perusahaan dalam langka pelunasan sebagian dan seluruhnya (refinancing) salah satu atau beberapa pinjaman dalam bentuk mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat (USD).

"Selain digunakan untuk refinancing, dana obligasi akan kami gunakan untuk pengembangan bisnis perusahaan lebih lanjut," kata Alexander usai menghadiri paparan publik perseroan di Ballroom 3 Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (6/11/2014).

Penawaran obligasi sebesar Rp2,2 triliun tersebut, terdiri dari empat seri. Seri A memiliki tenor 3 tahun dengan kupon 9-10%, Seri B dengan tenor 5 tahun dengan kupon 9,45-10,45%, Seri C selama 7 tahun dengan kupon 9,65-10,65%, dan Seri D selama 10 tahun dengan kupon 9,85-10,85%.

"Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari rencana keuangan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pendanaan, sekaligus memperbaiki struktur permodalan dan profil utang," jelasnya.

Selain itu, Indosat juga menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Indosat Tahap I Tahun 2014 sebanyak-banyaknya Rp300 miliar. Sukuk tersebut terdiri dari empat seri, yaitu Seri A dengan tenor 3 tahun dengan imbal ijarah 9-10%, Seri B selama 5 tahun dengan imbal 9,45-10,45%, Seri C selama 7 tahun imbal 9,65-10,65%, dan Seri D sebesar ekuivalen 9,85-10,85%.

Penerbitan obligasi dan sukuk ijarah Indosat dibantu dengan penjamin pelaksana emisi (underwriter), yang terdiri dari PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Securities Indonesia dan PT HSBC Securities Indonesia. Bertindak sebagai wali amanat PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk.

Bookbuliding akan berlaku mulai 6-20 November, tanggal efektif diharapkan pada 2 Desember, sehingga pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat dilakukan pada 11 Desember 2014.

Sampai dengan 23 September 2014-1 September 2015, hasil pemeringkatan efek utang jangka panjang sesuai Fitch Ratings Indonesia telah mendapatkan peringkat AAA (idn) untuk obligasi dan sukuk ijarah Indosat.

(Baca: Rencana Obligasi Indosat Raih Peringkat AAA)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Haloo! Indosat Bagi...
Haloo! Indosat Bagi Dividen Rp2,06 Triliun, BUMN Dapat Berapa?
Terdampak Pandemi, Indosat...
Terdampak Pandemi, Indosat Rugi Rp457 Miliar di Kuartal III
4.000 Menara Indosat...
4.000 Menara Indosat Bakal Dijual, Masuk Tahap Awal Penjajakan
Dihajar COVID-19, Kinerja...
Dihajar COVID-19, Kinerja Indosat Ooredoo Diklaim Tetap Tumbuh
Bos Indosat Kompak Borong...
Bos Indosat Kompak Borong Saham ISAT, Ada Sinyal Apa?
Indosat M2 Berhenti...
Indosat M2 Berhenti Beroperasi, Pemerintah Diminta Lindungi Hak 500 Pekerja
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
44 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
59 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved