Reksa Dana ADPN Ashmore Beri Return 32,4%
Kamis, 06 November 2014 - 16:47 WIB
Reksa Dana ADPN Ashmore Beri Return 32,4%
A
A
A
JAKARTA - Dua produk reksa dana saham PT Ashmore Asset Management Indonesia (Ashmore), yang dipasarkan melalui Bank OCBC NISP memiliki kinerja di atas rata-rata pasar.
Reksa Dana Ashmore Dana Progresif Nusantara (ADPN), sebuah reksa dana saham yang berfokus pada saham-saham domestik yang memiliki kapitalisasi pasar di bawah Rp30 triliun (small cap) sejak awal tahun hingga 31 Oktober 2014 telah membukukan imbal hasil (return) 32,4%, lebih tinggi dibandingkan kinerja IHSG sebesar 19,1%.
Sementara sejak diluncurkan pada Februari 2013, ADPN mampu memberikan imbal hasil hingga 41,3%. Pada periode yang sama IHSG tumbuh sebesar 13%.
Presiden Direktur Ashmore Ronni Gandahusada mengatakan, kinerja reksa dana Ashmore Dana Ekuitas Nusantara (ADEN) juga tak kalah cemerlang.
"Produk reksa dana yang fokus pada saham-saham domestik yang berkapitalisasi besar dan menengah ini sejak awal tahun 2014 (year to date) mencetak imbal hasil mencapai 25,3%, lebih tinggi daripada pertumbuhan IHSG sebesar 19,1%," ujarnya di Jakarta, Kamis (6/11/2014).
Ronni mengatakan, sebagai reksa dana berbasis saham, dua produk Ashmore tersebut masih memiliki ruang untuk terus berakselerasi sejalan dengan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meskipun saat ini situasi ekonomi dihadapkan pada rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, namun dalam jangka panjang ekonomi Indonesia akan tumbuh semakin sehat. Selain didukung oleh fundamental yang bagus, kuatnya konsumsi domestik akan menjadi pendorong percepatan ekonomi Indonesia.
"Rencana kenaikan harga BBM subsidi tentu akan mempengaruhi ekonomi Indonesia, namun hanya sementara. Dengan pengalaman kami mengelola reksa dana selama 20 tahun, produk yang berbasis saham akan tetap menguntungkan," jelas Ronni.
Reksa Dana Ashmore Dana Progresif Nusantara (ADPN), sebuah reksa dana saham yang berfokus pada saham-saham domestik yang memiliki kapitalisasi pasar di bawah Rp30 triliun (small cap) sejak awal tahun hingga 31 Oktober 2014 telah membukukan imbal hasil (return) 32,4%, lebih tinggi dibandingkan kinerja IHSG sebesar 19,1%.
Sementara sejak diluncurkan pada Februari 2013, ADPN mampu memberikan imbal hasil hingga 41,3%. Pada periode yang sama IHSG tumbuh sebesar 13%.
Presiden Direktur Ashmore Ronni Gandahusada mengatakan, kinerja reksa dana Ashmore Dana Ekuitas Nusantara (ADEN) juga tak kalah cemerlang.
"Produk reksa dana yang fokus pada saham-saham domestik yang berkapitalisasi besar dan menengah ini sejak awal tahun 2014 (year to date) mencetak imbal hasil mencapai 25,3%, lebih tinggi daripada pertumbuhan IHSG sebesar 19,1%," ujarnya di Jakarta, Kamis (6/11/2014).
Ronni mengatakan, sebagai reksa dana berbasis saham, dua produk Ashmore tersebut masih memiliki ruang untuk terus berakselerasi sejalan dengan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meskipun saat ini situasi ekonomi dihadapkan pada rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, namun dalam jangka panjang ekonomi Indonesia akan tumbuh semakin sehat. Selain didukung oleh fundamental yang bagus, kuatnya konsumsi domestik akan menjadi pendorong percepatan ekonomi Indonesia.
"Rencana kenaikan harga BBM subsidi tentu akan mempengaruhi ekonomi Indonesia, namun hanya sementara. Dengan pengalaman kami mengelola reksa dana selama 20 tahun, produk yang berbasis saham akan tetap menguntungkan," jelas Ronni.
(rna)
Lihat Juga :