Surya Paloh Disinyalir di Balik Kerja Sama RI-Sonangol

Jum'at, 07 November 2014 - 20:28 WIB
Surya Paloh Disinyalir...
Surya Paloh Disinyalir di Balik Kerja Sama RI-Sonangol
A A A
JAKARTA - Di tengah berlangsungnya kerja sama Pemerintah Indonesia dengan pihak produsen minyak Afrika, Sonangol EP, muncul nama pengusaha media Surya Paloh menyeruaknya kabar tersebut.

Pasalnya, bos partai Nasdem itu, sebagai 'pembisik' presiden Joko Widodo untuk memilih Sonangol sebagai partner bisnis kenagaraan soal migas ini. Mengingat Surya Paloh adalah seorang pebisnis, beberapa spekulasi muncul soal adanya kepentingan bisnis dibalik itu.

Menanggapi hal tersebut, pengamat migas Indonesia Kurtubi menyatakan, siapapun bisa memberi saran kepada pemerintah terlepas dari kepentingan bisnis yang ada di balik itu.

"Saya pikir siapapun yang memiliki saran untuk pemerintah, itu tindakan yang bagus. Justru kita berterimakasih kepada siapapun termasuk pak Surya Paloh yang menyarankan kepada pemerintah untuk beli ke produsen," ujar dia kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Dan Kurtubi pun menanggapi ini tidak ada kepentingan bisnis karena siapapun bisa memberi masukan kepada pemerintah tentang hal positif.

Berbeda dengan Kurtubi, pengamat Migas yang lainnya, Marwan Batubara menanggapi ini bahwa mungkin saja ada kepentingan bisnis di dalamnya. Pasalnya, Surya Paloh juga merupakan pengusaha migas dan berkawan dengan presiden Joko Widodo.

"Ya kalau kemungkinan mungkin ada saja. Kalau dia (Surya Paloh) kan juga sudah biasa di sektor migas. Ya pasti ada kemungkinan. Tapi saya tak berani jamin dan komentar lebih jauh," ujar dia diwaktu yang sama.

Marwan kembali menjelaskan, terlepas dari faktor 'kepentingan bisnis' tersebut, masyarakat lebih membutuhkan adanya proses yang transparan.

"Kalau benar jadi kontrak ya harus kontrak yang benar, transparan. Dan bicara kerjasama, harus ada proses ke arah sana, prosudernya jelas, 2 itu harus benar. Kita harap dijalankan dengan prinsip good governance.Mau sama siapapun kerjasamanya harus benar. Prosesnya harus jelas, transparan," paparnya.

Sekadar Informasi, Grup Sonangol adalah kongsi lama Surya Paloh. Tahun 2009, Surya Energi mendapat pinjaman modal dari China Sonangol International Holding Ltd. Anak usaha Sonangol EP tersebut menyuntikkan dana USD200 juta ke Surya Energi untuk menggarap Blok Cepu.

Surya Energi sendiri adalah pemilik 75% saham PT Asri Darma Sejahtera. Sementara 25% saham perusahaan ini dikuasai oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Asri Darma inilah yang mendekap 4,5% saham blok minyak jumbo di Cepu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Jadi Pemasok Utama...
Rusia Jadi Pemasok Utama Impor Minyak ke China Juli 2022
Kejagung Ungkap Ahok...
Kejagung Ungkap Ahok Mengetahui Impor-Ekspor Minyak Mentah Pertamina
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, Terselamatkan Penurunan Impor
Dulu Ekspor Kini Impor,...
Dulu Ekspor Kini Impor, Bahlil Ingin Produksi Minyak Balik Seperti 1997
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved