Pemerintah Tunda Proyek JSS

Sabtu, 08 November 2014 - 17:03 WIB
Pemerintah Tunda Proyek...
Pemerintah Tunda Proyek JSS
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan akan menunda megaproyek Jembatan Selat Sunda (JSS) senilai lebih dari Rp200 triliun. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional menilai proyek tersebut masih belum diperlukan dan masih banyak proyek prioritas yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat banyak.

“Saat ini JSS itu belum diperlukan. Kalau ada peraturan presiden (perpres), itu bukan perpres untuk melaksanakan, namun untuk pembentukan badannya. Kalau enggak diapaapakan, juga enggak apa-apa. Jadi tidak ada kewajiban menjalankan proyek tersebut pada pemerintahan yang sekarang,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago di Jakarta kemarin.

Dia mengatakan, proyek tersebutbisaberjalanselamamemiliki manfaat bagi masyarakat banyak, wilayah sekitar, serta tidak menimbulkan ketimpangan. Selain itu, konsep pemerintahan sekarang juga membangun poros maritim. “JSS konsepnya tidak akan sesuai. Makanya ditunda sampai pemerintahan berikutnya,” ujarnya.

Andrinof mengatakan, untuk menghubungkan jalur logistik antara Jawa dan Sumatera, Jembatan Selat Sunda tidak diperlukan. Itu bisa diselesaikan dengan penambahan dermaga dan perbaikan kapalkapal tua di wilayah pelabuhan yang menghubungkan dua pulau tersebut. Sementara itu, Deputi Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy Supriadi Priatna mengatakan, solusi kemacetan angkutan dan biaya logistik tidak akan selesai dengan membangun jembatan.

Pemerintah beranggapan, jika JSS dibangun, yang diuntungkan hanya dua wilayah yakni Jawa dan Sumatera. “Hal lain kenapa proyek ini tidak menjadi prioritas ada dua hal yakni proyek ini akan melebarkan ketimpangan antara Jawa-Sumatera dan luar Jawa- Sumatera. Kemudian, jika jembatan ini dibangun, harga-harga rumah di wilayah tersebut akan naik dengan tinggi dan belum sesuai taraf pendapatan masyarakat setempat,” tuturnya.

Ichsan amin
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved