Harga Brent Naik Dipicu Meningkatnya Ekspor China

Senin, 10 November 2014 - 09:50 WIB
Harga Brent Naik Dipicu...
Harga Brent Naik Dipicu Meningkatnya Ekspor China
A A A
MELBOURNE - Harga minyak brent naik untuk kali ketiga dalam 4 hari setelah data ekspor China menandakan bahwa permintaan luar negeri mampu mendorong perekonomian konsumen minyak terbesar kedua di dunia. Sementara minyak West texas Intermediate (WTI) stabil di New York.

Dikutip dari Bloomberg, Senin (10/11/2014) bahwa kontrak berjangka (futures) naik sebesar 0,6% di London. Menurut data bea cukai China pada 8 November 2014, pengiriman minyak ke luar negeri (ekspor) naik 11,6% dari tahun sebelumnya, melebihi estimasi analis yang disurvei Bloomberg sebesar 10,6%.

Baker Hughes Inc menyatakan pada 7 November 2014 bahwa jumlah rig pengeboran minyak di AS pekan lalu turun ke level terendah sejak Agustus 2014.

Harga minyak telah merosot ke kondisi bearish di tengah spekulasi permintaan minyak global akibat melambatnya pengeboran di kilang Amerika Serikat (AS). Produsen minyak di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) merespon dengan memangkas harga dan menolak mengurangi pasokan karena mereka bersaing dengan produksi AS, yang mengalami laju tertinggi dalam tiga dekade.

Brent di ICE Futures Europe Exchange London untuk pengiriman Desember naik sebanyak 51 sen menjadi USD83,90 per barel dan berada di USD83,68 pada pukul 09.15 pagi waktu Singapura. Harga turun 2,9% sepanjang pekan lalu dan telah menurun 24% tahun ini.

Sementara minyak WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Desember berada di USD78,83 per barel, naik 18 sen dibanding sebelumnya. Harga WTI telah terkoreksi 20% sepanjang tahun ini.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved