SP Inalum Tolak Permintaan Listrik untuk PLN

Senin, 10 November 2014 - 14:42 WIB
SP Inalum Tolak Permintaan...
SP Inalum Tolak Permintaan Listrik untuk PLN
A A A
JAKARTA - Setelah menolak secara halus keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Inlaum memberikan tambahan listrik bagi sektor lainnya, Serikat Pekerja (SP) Inalum berdialog dengan stakeholders.

Hal ini dilakukan setelah informasi pasokan Inalum kepada PLN seperti yang diungkapkan Dirut PLN Nur Pamudji sebesar 300 MW bagi pelanggan PLN baru.

"Ini sudah melanggar janji dan tidak sesui kepentingan masyarakat Sumut," kata Ketua SP Inalum Ridwan dalam rilisnya, Senin (10/11/2014).

Dia berharap pemerintah meninjau ulang tentang untung ruginya terhadap Inalum. Hal tersebut akan berdampak luas bagi kelangsungan operasi Inalum dan mitra kerja serta masyarakat sekitar.

Ridwan mengatakan, lebih dari 10 tahun masalah krisis listrik terjadi di Sumatera Utara, tapi usaha nyata PLN mengatasi hal ini terkesan tidak serius.

Menurutnya, pemadaman secara bergilir yang dilakukan PLN diyakini tidak menyebabkan pengangguran.

"Namun pasokan yang diperintahkan pemerintah kepada PLN oleh Inalum pasti akan merugikan, tidak hanya kepada perusahaan namun juga pada karyawan, mitra kerja dan masyarakat," ujarnya.

Karena itu, pemerintah diharapkan dapat lebih bijak dalam pengambilan keputusan terhadap masalah tersebut.

"Bangsa ini harus melihat ke depan, jangan hanya mementingkan kepentingan kelompok saja, harus dipikirkan kepentingan rakyat Sumut," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Inalum Dapat Utangan,...
Inalum Dapat Utangan, Dua Mega-Proyek di Sumsel Akan Digarap
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved