Menkeu: Perbaikan Iklim Investasi Sangat Mendesak

Rabu, 12 November 2014 - 15:07 WIB
Menkeu: Perbaikan Iklim...
Menkeu: Perbaikan Iklim Investasi Sangat Mendesak
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menegaskan bahwa memperbaiki iklim investasi di Indonesia menjadi hal sangat penting dan mendesak dilakukan.

Terlebih, para investor dari Amerika Serikat (AS) akan menanamkan investasinya ke Indonesia sebesar USD61 miliar atau sekitar atau sekitar Rp744,87 triliun (kurs RpR12.211/USD) selama lima tahun ke depan.

"Kalau saya yang paling penting iklim investasinya diberesin," tegas Bambang di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Rabu (12/11/2014).

Dia mengatakan, mempercepat proses dan birokrasi perizinan dapat menjadi satu cara agar Indonesia menjadi negara yang ramah terhadap investor.

"Jangan ciptakan ketidakpastian, jangan ciptakan prosedur kepanjangan. Pokoknya semua dibikin simple dibikin mudah," ujarnya.

Bahkan, mantan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) ini tidak segan-segan memberikan insentif yang lebih terhadap investor AS.

"Kalau perlu insentif baru kita pikirkan, kita kasih insentif. Pokoknya kita pikirkan iklim investasi dulu," pungkas Bambang.

(Baca: RI Siap Maksimalkan Investasi AS Rp745 T)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
9 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
23 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved