Bagi Pelaku Usaha MEA 2015 bagai Buah Simalakama

Kamis, 13 November 2014 - 07:53 WIB
Bagi Pelaku Usaha MEA...
Bagi Pelaku Usaha MEA 2015 bagai Buah Simalakama
A A A
JAKARTA - Era perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, bagi pelaku usaha di Indonesia bagai buah simalakama. Suka atau tidak suka, mereka harus menghadapinya.

CEO Smartpreneur - Pro Indonesia, Yuszak M Yahya mengatakan, yang menakutkan dalam menghadapi perdagangan bebas bagi para pelaku usaha adalah tidak ada perlindungan atau proteksi. Pemerintah dan stakholder berjalan sendiri-sendiri.

"Bagi pelaku usaha besar mungkin ini tidak menjadi masalah. Mereka memiliki akar bisnis yang kuat. Tapi, bagi pelaku usaha menengah-kecil ini ancaman. Mereka bisa tergerus. Bisa diibaratkan bagai buah simalakama," ujarnya kepada Sindonews.

Untuk itu, lanjut Yuszak, perlu ada regulasi dari pemerintah untuk mengatur dan melindungi pelaku usaha di dalam negeri. Sekarang ini Indonesia adalah produsen sekaligus konsumen.

"Buat regulasi bagi kedua-duanya agar dapat keuntungan. Minimal dari konsumen produk. Semua bisa kita benahi. Kalau orang luar ke Indonesia, ambil pajak lebih tinggi. Dan, kalau barang kita keluar, permudah," tandas pria, yang mengusung gerakan wirausaha Oneintwenty Movement ini.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program Pinky Movement...
Program Pinky Movement Pastikan Ketersediaan Pasokan LPG bagi UMKM
Pinky Movement Pertamina...
Pinky Movement Pertamina Salurkan Rp30 M bagi UMKM per November
Pertamina Sumbagsel...
Pertamina Sumbagsel Gelar Sosialisasi Online Pinky Movement
Lewat Pinky Movement,...
Lewat Pinky Movement, Pertamina Perluas Distribusi Bright Gas
Pinky Movement Pertamina...
Pinky Movement Pertamina Raih Penghargaan ICSB Indonesia 2020
Thalassemia Movement...
Thalassemia Movement Gelar Donor Darah Ramadan 2023 di Jaktim
Berita Terkini
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
12 menit yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
33 menit yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
1 jam yang lalu
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
2 jam yang lalu
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved