Adaro Bantah Relokasi PLTU Batang

Selasa, 18 November 2014 - 15:47 WIB
Adaro Bantah Relokasi...
Adaro Bantah Relokasi PLTU Batang
A A A
JAKARTA - Anak usaha PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Adaro Power menegaskan tidak akan merelokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Presiden Direktur PT Adaro Power Mohammad Effendi mengatakan, relokasi tersebut hanya sebatas wacana. Secara teknikal, lokasi tersebut bagus untuk dibangun PLTU.

"Ini hanya wacana, bukan dipindahkan tapi paralel. Maksudnya di tempat lain ada, di Batang juga tetap ada. Rencana relokasi tidak ada karena secara teknikal lokasi bagus untuk dibangun pembangkit, jadi tidak akan pernah dipindah," ujarnya di Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Dia menambahkan, perusahaan sudah memenuhi persyaratan financial closure yang dibutuhkan. Dari keseluruhan proses pembebasan lahan hanya tinggal 29 hektare (ha) yang belum dibebaskan.

"PLTU Batang memulai tandatangan amandemen perjanjian jual beli dengan PLN pada 31 Oktober 2014. Proses berikutnya faktor pembiayaan, kita sudah memenuhi financial closure, kita punya lahan dari power block sebesar 87% dari 226 hektare, hanya kurang 29 hektare saja," pungkasnya.

Sebelumnya PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), yang 34% sahamnya dimiliki PT Adaro Power telah meneken amandemen Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PLN pada 31 Oktober 2014.

Dalam PJBL yang telah diamandemen, BPI memperoleh perpanjangan waktu penyelesaian financial closure proyek PLTU berkapasitas 2x1.000 MW di Kabupaten Batang, Jawa tengah, yang efektif sejak 6 Oktober 2014 dan diperpanjang hingga 6 Oktober 2015.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boy Thohir Menjaga Performa...
Boy Thohir Menjaga Performa Bisnis Adaro di Tengah Pandemi
6 Jurusan Kuliah yang...
6 Jurusan Kuliah yang Dibutuhkan PT Adaro Minerals, Perusahaan dengan Saham Tercuan 2022
Adaro Optimistis Permintaan...
Adaro Optimistis Permintaan Batu Bara Meningkat hingga Akhir Tahun
1.000 Konsentrator Oksigen,...
1.000 Konsentrator Oksigen, Dukungan Adaro untuk Penanganan Covid-19
Boy Thohir dan Keluarganya...
Boy Thohir dan Keluarganya Borong 7,3 Juta Lembar Saham AADI
Waduh, Usai RUPST Akun...
Waduh, Usai RUPST Akun Instagram Adaro Energy Lenyap! Nyaris Seminggu Tak Bisa Diakses
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved