Optimalkan Bendahara Pemerintah untuk Pendapatan Pajak

Selasa, 18 November 2014 - 23:03 WIB
Optimalkan Bendahara...
Optimalkan Bendahara Pemerintah untuk Pendapatan Pajak
A A A
SEMARANG - Peran bendahara pemerintah sangat penting dalam mengatur proses keuangan, khususnya dalam melaksanakan fungsi dan peran utamanya dalam menerima, menyimpan, membayarkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan penggunaan dana APBN/APBD.

Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I Edi Slamet Irianto mengatakan, keberadaan bendahara berkaitan erat dengan pajak.

“Kaitan tersebut terutama dalam melaksanakan pemotongan maupun pemungutan pajak atas penghasilan yang dibayarkan kepada pegawai, maupun pembelian barang serta pemakaian jasa dari pihak ketiga atau rekanan dari bendahara,” katanya, disela-sela Gathering Bendahara di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (18/11/2014).

Dia mengatakan, pajak perlu menjadi perhatian dan prioritas yang sangat penting, termasuk di dalamnya bendahara terutama berkaitan dengan belanja negara dimana di dalamnya ada pajak yang harus dipotong dan dipungut oleh para bendahara.

Permasalahan lain yang juga harus menjadi perhatian bagi para bendahara menurut Edi Slamet, adalah mengenai jangka waktu penyetoran dan pelaporan pajak bendahara untuk tidak melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

Hal ini berkaitan dengan periode rencana belanja negara yaitu belanja negara pada bulan tersebut terutama belanja rutin. “Bendaharawan sebagai salah satu aparatur negara harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam pemenuhan kewajiban perpajakannya,” ucapnya.

Asisten IV Bidang Administrasi Pemrov Jateng Eddy Djoko Pramono menyatakan, bahwa salah satu upaya peningkatan pendapatan negara dan daerah adalah melalui penerimaan pajak.

Penerapan pajak ini jangan dianggap sebagai tambahan beban bagi rakyat tetapi harus dipahami sebagai salah satu bentuk kontribusi rakyat dalam pelaksanaan pembangunan.

“Gubernur (Ganjar Pranowo) mengharapkan bendahara untuk selalu meningkatkan kemampuannya mengenai perpajakan terutama berkaitan dengan perubahan regulasi perpajakan. Bendahara perlu meningkatkan pemahamannya secara lebih intensif, sehingga diharapkan bendahara dapat memanfaatkan acara gathering untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan perpajakan,” tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cara Bayar Pajak Online...
Cara Bayar Pajak Online lewat Tokopedia Khusus Warga DKI Jakarta
Pemkab Jayapura Bebaskan...
Pemkab Jayapura Bebaskan Pajak Daerah dan Retribusi
Bayar Retribusi di Jakarta...
Bayar Retribusi di Jakarta Kini Lebih Praktis, Bisa Lewat Aplikasi, QRIS hingga Minimarket
Warga Jakarta Perlu...
Warga Jakarta Perlu Tahu: Ini Perbedaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
Pedagang Pasar Sentral...
Pedagang Pasar Sentral Sinjai Keluhkan Kenaikan Retribusi
Museum Wayang Jakarta...
Museum Wayang Jakarta Dorong Retribusi Daerah lewat Wisata Budaya
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
1 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
2 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
2 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
2 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
3 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved