Pemerintah Desain Paket Wisata

Rabu, 19 November 2014 - 11:26 WIB
Pemerintah Desain Paket...
Pemerintah Desain Paket Wisata
A A A
BOGOR - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendesain paket wisata lintas daerah dengan mengacu kepada tiga pintu masuk utama wisatawan mancanegara (wisman).

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, wisman masuk ke Indonesia melalui tiga pintu masuk utama yaitu Bali (40%), Jakarta (30%), dan Batam (25%). Artinya, 95% dari 9,5 juta wisman yang berkunjung ke Indonesia tahun ini pun umumnya melewati tiga pintu masuk tersebut.

“Sehingga kalau ingin membenahi pariwisata, kita fokus di situ. Begitu pun kalau ingin meningkatkan wisman, kita bisa fokus di situ dengan memperbesar area di sana,” ujarnya di sela-sela kunjungan ke Taman Wisata Matahari di kawasan Puncak, Bogor, kemarin. Berdasar hal itu, Kemenpar tengah mendesain program paket wisata kawasan yaitu Great Jakarta (Jakarta, Bogor, dan Jawa Barat bagian barat), Great Bali (Bali, Banyuwangi, Bromo, Lombok, dan sekitarnya), Great Yogyakarta, dan Great Bandung (Bandung Raya dan Priangan timur).

“Kami merencanakan akan ada 10 great,” sebutnya. Menurut Arief, konsep tersebut bagus untuk pemasaran dan branding. Selain itu, mengefisienkan biaya karena pemerintah juga tidak mungkin mengiklankan satu per satu potensi destinasi wisata di Indonesia yang sedemikian banyak. “Jadi ketika kita menjual Jakarta, termasuk di dalamnya objek wisata di Puncak seperti Taman Wisata Matahari, Taman Safari, Cibodas, termasuk Gunung Padang di Cianjur,” bebernya.

Mengingat program ini bersifat lintas daerah dan provinsi, Menpar berharap tidak ada egosektoral dan setiap daerah bisa melebur berpromosi bersama sebagai bangsa. Ia juga berharap peran swasta terutama agenagen perjalanan dan penjualan tiket ikut memasukkan program Great Jakarta dan lainnya ke dalam paket-paket wisatanya.

“Untuk temanya, masih Wonderful Indonesia. Tapi, boleh saja kalau daerah mau mengangkat misalnya Wonderful West Java by Wonderful Indonesia,” katanya. Ketua Umum Asita Asnawi Bahar menyatakan, pihaknya siap mendukung upaya pemasaran dan penguatan branding Indonesia oleh pemerintah. Menurutnya, ide Great Jakarta dan lainnya itu bagus sebagai penciptaan citra sehingga ada kesan khusus juga bagi wisman yang datang ke Jakarta dan sekitarnya ataupun kawasan lainnya yang diikutkan dalam program itu.

“Tapi kami ingatkan, dampaknya tidak bisa instan. Malaysia dengan Truly Asia-nya saja perlu jangka panjang untuk mem-branding-nya,” tandasnya. Upaya penguatan branding Indonesia di mata wisman tak lepas dari amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melipatgandakan kunjungan wisman yang tahun ini diproyeksikan sekitar 9,5 juta menjadi 20 juta wisman pada 2019.

Kunjungan wisman menjadi sumber devisa negara mengingat satu orang wisman ratarata membelanjakan USD1.200. Tahun depan Kemenpar menargetkan kunjungan wisman menjadi 10 juta orang, yang artinya akan ada pemasukan devisa dari wisman sekitar USD12 miliar.

“Kita harus lihat negara tetangga bisa dapat 26 juta wisman, masak kita yang kaya raya potensi wisatanya baru 9 juta. Ingat, ini target bersama,” tandasnya.

Inda susanti
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
32 menit yang lalu
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
1 jam yang lalu
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
1 jam yang lalu
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
1 jam yang lalu
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
1 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved