PLN Butuh Investasi Rp3.774 Triliun untuk Bangun Jaringan Transmisi Kota
Minggu, 16 Februari 2025 - 14:03 WIB
loading...
PLN memetakan kebutuhan pembangunan jaringan transmisi sepanjang lebih dari 63.000 kilometer (km) untuk mengatasi ketidaksesuaian antara lokasi sumber energi terbarukan (EBT) dan pusat permintaan energi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) memetakan kebutuhan pembangunan jaringan transmisi sepanjang lebih dari 63.000 kilometer (km) hingga 2040. Hal ini untuk mengatasi ketidaksesuaian antara lokasi sumber energi terbarukan (EBT) dan pusat permintaan energi.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, total investasi yang dibutuhkan untuk proyek tersebut mencapai USD235 miliar atau setara Rp3.774 triliun (kurs Rp16.060 per USD) hingga tahun 2040.
“Untuk itu, kami perlu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi, dengan memastikan proyek-proyek ini bankable, feasible dan memiliki risiko yang dikelola dengan baik,” ujar Darmawan melalui keterangan pers, Minggu (16/2/2025).
Baca Juga: PLN EPI dan Keraton Jogja Kembangkan Green Economy Village di Gunung Kidul
“Tanpa jaringan transmisi ini, tidak ada cara untuk memanfaatkan potensi energi terbarukan kita. Tidak ada transisi tanpa transmisi,” paparnya.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, total investasi yang dibutuhkan untuk proyek tersebut mencapai USD235 miliar atau setara Rp3.774 triliun (kurs Rp16.060 per USD) hingga tahun 2040.
“Untuk itu, kami perlu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi, dengan memastikan proyek-proyek ini bankable, feasible dan memiliki risiko yang dikelola dengan baik,” ujar Darmawan melalui keterangan pers, Minggu (16/2/2025).
Baca Juga: PLN EPI dan Keraton Jogja Kembangkan Green Economy Village di Gunung Kidul
“Tanpa jaringan transmisi ini, tidak ada cara untuk memanfaatkan potensi energi terbarukan kita. Tidak ada transisi tanpa transmisi,” paparnya.
Lihat Juga :