Pengusaha Tak Perlu Bergantung pada Pemerintah
Rabu, 19 November 2014 - 17:37 WIB
Pengusaha Tak Perlu Bergantung pada Pemerintah
A
A
A
JAKARTA - CEO PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) Tandean Rustandy mengatakan, seorang pengusaha tidak perlu bersandar kepada siapapun termasuk pada pemerintah.
"Saya punya filosofi pribadi, pengusaha tidak boleh bersandar pada siapapun termasuk kepada pemerintah. Pengusaha sendiri harus berdaulat, tidak hanya negara saja yang berdaulat," ujarnya di Gedung Sindo, Jakarta (19/11/2014).
Menurutnya, birokrasi di dalam pemerintahan selalu mengacu kepada pembicaraan tanpa adanya tindakan. Meski demikian, pengusaha harus tetap mengambil solusi sendiri.
"Contohnya salah satu tol dari anak saya lahir sampai mau lulus dari Universitas di Amerika sampai sekarang belum dibuka itu pintu tol. Walaupun begitu kita cari solusi sendiri jangan menunggu pemerintah," katanya.
Pengusaha lulusan University of Chicago, Amerika itu menambahkan apapun kebijakan yang dilakukan pemerintah, seorang pengusaha harus tetap dapat berdiri dalam jangka waktu yang panjang.
Misalnya terkait dengan kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah kemarin. Pihaknya tidak akan menaikkan harga karena pasarnya kelas menengah ke bawah.
"Kita tidak mau memberatkan (masyarakat). Tidak apa-apa, kita tetap untung meskipun tergerus sedikit. Kemarin BBM tidak naik, kita bersandar terus, kapan bisa long lasting kalau terus bersandar?" pungkasnya.
"Saya punya filosofi pribadi, pengusaha tidak boleh bersandar pada siapapun termasuk kepada pemerintah. Pengusaha sendiri harus berdaulat, tidak hanya negara saja yang berdaulat," ujarnya di Gedung Sindo, Jakarta (19/11/2014).
Menurutnya, birokrasi di dalam pemerintahan selalu mengacu kepada pembicaraan tanpa adanya tindakan. Meski demikian, pengusaha harus tetap mengambil solusi sendiri.
"Contohnya salah satu tol dari anak saya lahir sampai mau lulus dari Universitas di Amerika sampai sekarang belum dibuka itu pintu tol. Walaupun begitu kita cari solusi sendiri jangan menunggu pemerintah," katanya.
Pengusaha lulusan University of Chicago, Amerika itu menambahkan apapun kebijakan yang dilakukan pemerintah, seorang pengusaha harus tetap dapat berdiri dalam jangka waktu yang panjang.
Misalnya terkait dengan kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah kemarin. Pihaknya tidak akan menaikkan harga karena pasarnya kelas menengah ke bawah.
"Kita tidak mau memberatkan (masyarakat). Tidak apa-apa, kita tetap untung meskipun tergerus sedikit. Kemarin BBM tidak naik, kita bersandar terus, kapan bisa long lasting kalau terus bersandar?" pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :