Pemerintah Minta BI Jaga Inflasi Pasca Kenaikan BBM
Kamis, 20 November 2014 - 11:09 WIB
Pemerintah Minta BI Jaga Inflasi Pasca Kenaikan BBM
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah meminta Bank Indonesia (BI) menjaga angka inflasi pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.
Gubernur BI Agus Martowardojo menuturkan, saat ini pemerintah dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sedang membahas mengenai pengelolaan inflasi di pemerintah pusat dan BI.
"Mengelola inflasi dengan baik. Tadi dilaporkan dari Tim Pengendali Inflasi tentang hasil koordinasi antara pemerintah, dalam hal ini pemerintah pusat, Kementerian-Kementerian dengan BI," ujarnya di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
Dia menuturkan, pihaknya akan melakukan sejumlah upaya agar inflasi tetap terkendali. Terlebih terhadap sektor transportasi yang berpotensi menyumbangkan inflasi lebih besar.
"Kita melihat bahwa nanti akan ada upaya untuk menjaga satu dampak daripada kenaikan harga BBM di angkutan umum, baik angkutan antar kota, angkutan dalam kota. Juga akan ada upaya menjaga agar harga pangan strategis tetap dapat terkendali," jelasnya.
Pihaknya menyambut positif atas rapat koordinasi (Rakor) yang diadakan pemerintah, pasca tiga hari keputusan kenaikan harga BBM subsidi tersebut.
"Sehingga secara umum inflasi akan tetap bisa terjaga. Kami menyambut baik pertemuan ini sangat produktif," tandas Agus.
Gubernur BI Agus Martowardojo menuturkan, saat ini pemerintah dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sedang membahas mengenai pengelolaan inflasi di pemerintah pusat dan BI.
"Mengelola inflasi dengan baik. Tadi dilaporkan dari Tim Pengendali Inflasi tentang hasil koordinasi antara pemerintah, dalam hal ini pemerintah pusat, Kementerian-Kementerian dengan BI," ujarnya di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
Dia menuturkan, pihaknya akan melakukan sejumlah upaya agar inflasi tetap terkendali. Terlebih terhadap sektor transportasi yang berpotensi menyumbangkan inflasi lebih besar.
"Kita melihat bahwa nanti akan ada upaya untuk menjaga satu dampak daripada kenaikan harga BBM di angkutan umum, baik angkutan antar kota, angkutan dalam kota. Juga akan ada upaya menjaga agar harga pangan strategis tetap dapat terkendali," jelasnya.
Pihaknya menyambut positif atas rapat koordinasi (Rakor) yang diadakan pemerintah, pasca tiga hari keputusan kenaikan harga BBM subsidi tersebut.
"Sehingga secara umum inflasi akan tetap bisa terjaga. Kami menyambut baik pertemuan ini sangat produktif," tandas Agus.
(izz)