Instrumen Obligasi Perlahan Mendominasi Ekonomi RI

Jum'at, 21 November 2014 - 13:59 WIB
Instrumen Obligasi Perlahan...
Instrumen Obligasi Perlahan Mendominasi Ekonomi RI
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan, instrumen obligasi perlahan mendominasi perekonomian Indonesia.

Dalam sambutannya saat peluncuran Indonesia Bond Indexes (INDObex), Muliaman menjelaskan, bahwa pasar obligasi dan sukuk menjadi alternatif penting sebagai sumber pendanaan.

"Instrumen obligasi perlahan akan berdominasi terhadap ekonomi Indonesia. Ini dikarenakan pemerintah masih membutuhkan pendanaan. Pemerintah membutuhkan dana lain selain pajak dengan obligasi dan sukuk yang dikeluarkan pemerintah," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/11/2014).

Dia mengatakan, pasar surat utang obligasi sudah berkembang dalam lima tahun terkahir. Walaupun begitu, jumlah tersebut masih di bawah beberapa negara di ASEAN, seperti Singapura dan Malaysia.

"Pasar obligasi sudah berkembang, dalam lima tahun terkahir kapitalisasi stabil. Sepanjang 2014 sebesar Rp464.77 triliun, naik dari tahun sebelumnya Rp282.2 triliun. Angka ini harus tumbuh lebih besar lagi karena masih di bawah Singapura dan Malaysia," jelasnya.

Dia menyebut beberapa kendala yang terjadi sehingga obligasi belum tumbuh maksimal.

"Kendalanya jumlah investor yang masuk ke obligasi kecil, mengakibatkan inefiesiensi, dan permintaan tingkat kupon terlalu tinggi oleh investor," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PNM Dipercaya Terbitkan...
PNM Dipercaya Terbitkan Orange Bond di Indonesia
Perbandingan Obligasi...
Perbandingan Obligasi Syariah vs Konvensional: Prinsip, Imbal Hasil, dan Risikonya
Entitas BRPT Raih Peringkat...
Entitas BRPT Raih Peringkat Investment Grade untuk Green Bond
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
Mengintip Kelebihan...
Mengintip Kelebihan Investasi Obligasi Pemerintah di Tengah Ancaman Resesi
BUMA Lunasi Sisa Obligasi...
BUMA Lunasi Sisa Obligasi 2026 Senilai USD212,25 Juta
Berita Terkini
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
20 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
42 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
1 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
2 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
6 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved