Franky Sibarani Dinilai Cocok Jadi Kepala BKPM

Kamis, 27 November 2014 - 15:31 WIB
Franky Sibarani Dinilai...
Franky Sibarani Dinilai Cocok Jadi Kepala BKPM
A A A
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Franky Sibarani dinilai cocok menggantikan Mahendra Siregar sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Direktur Eksekutif Indef, Ahmad Erani Yustika mengungkapkan bahwa Franky memiliki kepedulian dengan kepentingan ekonomi domestik.

"Saya berharap dengan ditunjuknya dia, BKPM bukan hanya menjadi fasilitator investasi asing tapi bisa mendorong partisipasi ivestasi domestik jadi lebih besar lagi," ujarnya di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Erani menyebutkan, sumbangan penanaman modal dalam negeri (PMDN) saat ini hanya 30% dari total investasi di Indonesia. Sebab itu, dia berharap Franky dapat membawa angin segar dalam investasi domestik di Indonesia.

"Kita berharap pada 2019 dengan pertambahan secara bertahap bisa dibalik atau minimal 50:50 antara pma dengan PMDN, syukur-syuku 2019 sudah 60%," tambah dia.

Menurutnya, Franky harus berpikir secara progresif mengenai investasi di Indonesia. Selain itu, Erani juga menegaskan bahwa sedianya Indonesia perlu masuk dalam pelaku-pelaku ekonomi menengah ke bawah.

"Sensitivitas terhadap pelaku ekonomi kecil menengah itu yang harus perlu diperkuat oleh Franky. Jangan kemudian yang disebut investasi adalah untuk ekonomi besar saja, tapi melupakan yang menengah dan kecil," terangnya.

Kepala BKPM, lanjut Erani, harus memiliki perspektif luar Jawa yang disokong dengan adanya perbaikan infrasrtruktur. Seleksi untuk investasi luar Jawa harus memiliki porsi yang lebih besar.

"Kalau dia itu sebetulnya meneruskan saja dari kepala BKPM Selama ini yang berasal dari dunia usaha. Saya kira dari aspek itu dia bukan figur yang berkecualian. Kita harapkan punya perspektif itu," tukasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved