BI: 82% Dari Nilai DHE Sudah Masuk ke Indonesia

Rabu, 03 Desember 2014 - 00:05 WIB
BI: 82% Dari Nilai DHE...
BI: 82% Dari Nilai DHE Sudah Masuk ke Indonesia
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkap, sekitar 82% dari nilai DHE baik dari bank maupun eksportir telah masuk ke Indonesia.

Angka itu meningkat sejak penerapan kebijakan pelaporan. Akan tetapi, menurut Perry angka itu ingin ditingkatkan lagi terutama untuk berbagai sektor antara lain sektor migas mineral.

Sektor migas bisa dibilang sektor yang paling rendah dalam hal pelaporan DHE nya. Hal ini dikarenakan sektor yang bergerak di bidang migas dan energi ini banyak melibatkan kontrak-kontrak kerja.

"Hal-hal itu menyangkut masalah kontrak. Tapi, kita akan terus koordinasi sama ESDM dan kementerian ESDM yang sekarang jadi perhatian kereka, "ungkapnya di Jakarta, Selasa (2/12/2014).

Menurut dia, perusahaan migas dan minerba masih harus didorong untuk lapor DHE. Pasalnya, apabila mereka belum melapor DHE maka akan dikenakan peringatan dan mendapat sanksi.

Pertama, sanksi bagi untuk menyampaikan laporan. Sementara sanksi kedua bagi kesesuaian laporan dengan PEB.

Selain itu, apabila ada perusahaan yang tidak menyampaikan laporan maka akan dikenakan denda.

"Kalau mereka yang belum memasukan DHE itu sanksinya ada beberapa jenjang. Yang pertama tentu saja teguran dan apabila sampai 3 kali tidak dimasukan DHE nya maka akan dikenakan sanksi," jelas dia.

Kemudian, apabila mereka tetap tidak memasukan DHE maka perusahaan tersebut akan ada sanksi penangguhan ekspor.

"Jadi nanti kita kerjasama dengan bea cukai bagi perusahaan yang tidak memasukan devisanya. Setelah peringatan 3 kali ada penangguhan ekspor sehingga di sistemnya bea cukai waktu ngisi BEB diblok sampai mereka menyampaikan devisanya atau melunasi atau complay beberapa kalau memang harus membayar denda dan segala macem," tutup dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved