Bank Mandiri Layani Pemegang Kartu UnionPay

Kamis, 04 Desember 2014 - 00:16 WIB
Bank Mandiri Layani...
Bank Mandiri Layani Pemegang Kartu UnionPay
A A A
JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk bekerja sama dengan China UnionPay guna memberikan kemudahan bagi para pemegang kartu UnionPay domestik maupun internasional dalam melakukan transaksi perbankan.

Melalui kerja sama ini, para pemegang kartu UnionPay akan dapat melakukan pengecekan saldo rekening serta tarik tunai di lebih dari 15 ribu ATM Mandiri yang tersebar di seluruh Indonesia.

Senior Executive Vice President Transaction Banking Bank Mandiri Rico Usthavia Frans mengatakan, ‎fitur ini ditargetkan akan dapat dinikmati para pemegang kartu UnionPay per Desember 2014.

Menurut dia, kerja sama ini sejalan dengan keinginan perseroan untuk memacu bisnis electronic banking serta memenuhi kebutuhan masyarakat atas alat pembayaran yang nyaman, cepat dan handal.

Selain itu, kolaborasi ini diharapkan akan bersifat resiprokal, dimana nantinya para pemegang kartu yang diterbitkan oleh bank-bank di Indonesia akan dapat bertransaksi di jaringan milik perbankan China.

“Melalui kerja sama ini diharapkan tidak hanya para wisatawan namun juga para pebisnis China akan menikmati kemudahan untuk melakukan tarik tunai dimana saja di seluruh pelosok Indonesia," ungkap Rico dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (3/12/2014).

Hingga akhir 2014, Bank Mandiri akan menempatkan 15.444 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini selain pemegang kartu Bank Mandiri, pemegang kartu bank yang tergabung dalam jaringan ATM LINK, ATM Bersama dan Prima, serta pemegang kartu internasional yang berlogo VISA dan Master telah dapat melakukan transaksi perbankannya melalui Mandiri ATM.

Dengan semakin beragamnya pengguna Mandiri ATM, di tahun 2015 secara bertahap Mandiri akan merubah tampilan ATM yang lebih user friendly danpersonalized bagi penggunanya.

Dalam kesempatan yang sama, China UnionPay Chairman Shi Wenchao menambahkan, seiring untuk merealisasikan strategi “Jalan Sutra Bahari (Maritime Silk Road)”, hubungan perdagangan dan pertukaran sumber daya manusia kedua Negara, China dan Indonesia semakin erat.

Dengan menggunakan kesempatan ini, UnionPay secara aktif mendorong pihak di Indonesia yang berkaitan dengan industri kartu dan bisnis kartu UnionPay untuk memperluas lingkup kerja sama dan juga memperdalam hubungan kerja sama.

Dengan cara yang inovatif, mempercepat pengembangan bisnis lokal di Indonesia, memberikan layanan yang lebih baik bagi pemegang kartu UnionPay, di saat bersamaan juga mendukung perkembangan bisnis kartu bank di Indonesia. Saat ini, UnionPay telah menerbitkan kartu lebih dari 4,7 miliar kartu di seluruh dunia.

Kedepan, UnionPay International akan bekerjasama dengan Bank Mandiri, mengeksplorasi lebih lanjut untuk menerbitkan kartu lokal, online payment dan area kerja sama lainnya seperti penerimaan kartu UnionPay pada mesin POS Bank Mandiri.

Dengan perputaran jumlah wisatawan dan pebisnis china hingga kurang lebih 700,000 jiwa di tahun 2014, dan ini merupakan potensi yang sangat baik di masa mendatang.

Seiring dengan bebas entry visa yang akan diberlakukan mulai tahun depan, secara tidak langsung akan meningkatkan jumlah wisatawan maupun pebisnis China untuk datang ke Indonesia dan akan lebih leluasa untuk berinvestasi di Indonesia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
DPK Bank Mandiri Taspen...
DPK Bank Mandiri Taspen Tumbuh 8,9% hingga Februari 2024
Bank Mandiri Bukukan...
Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp 26,6 triliun di Kuartal II 2024
Besok, Bank Mandiri...
Besok, Bank Mandiri Tetap Buka Layani Nasabah
Bank Mandiri Lanjutkan...
Bank Mandiri Lanjutkan Transformasi Digital di Ulang Tahun ke-23
Perkuat Layanan Digital,...
Perkuat Layanan Digital, Mandiri Jaga Momentum Pertumbuhan
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
24 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
36 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved