Pengadaan BBM Terindikasi Permainan Mafia Migas

Rabu, 03 Desember 2014 - 20:38 WIB
Pengadaan BBM Terindikasi...
Pengadaan BBM Terindikasi Permainan Mafia Migas
A A A
Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi (Migas) mencium indikasi praktik mafia migas dalam pengadaan impor minyak mentah dan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia. Hasil ini diperoleh saat melakukan pertemuan dengan salah satu staf Direksi PT Pertamina (Persero) di kantor Kementerian ESDM.

Anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Fahmy Radhi menuturkan, salah satu kejanggalan tersebut mengenai impor BBM RON 92 yang kemudian diturunkan kadar oktannya menjadi RON 88. Kadar oktan RON 88 merupakan salah satu produk BBM bersubsidi Pertamina yang biasa dikenal dengan nama Premium.

Menurut dia, penurunan oktan tersebut justru membuat adanya beban biaya tambahan dalam memasok ketersediaan BBM bersubsidi. "Masalahnya adalah yang diimpor ke kita itu kan ron 92. Sementara ini kemudian harus diolah lagi menjadi ron 88 jadinya premium," ujar Fahmy di Jakarta, Rabu (3/12/2014).

Fahmy menilai, seharusnya beban biaya pengadaan BBM bersubsidi bisa lebih murah, tanpa harus melakukan proses oplos untuk menurunkan kadar oktan. Konsekuensi itu membuat beban produksi BBM bersubsidi lebih tinggi dari harga keekonomian BBM nonsubsidi.

Di samping itu, ketentuan dalam memonitor biaya produksi BBM masih sulit dianalisa. Ini didasari dari banyaknya asumsi yang dipakai Pertamina dalam melakukan impor minyak dan produk BBM.

"Penetapan harga sangat rumit. Ada banyak asumsi-asumsi kemudian ada delta juga misalnya. Nah, asumsi penetapan delta, kemudian harga tadi itu banyak yang diasumsikan. Menurut kami asumsi ini lah letaknya peluang bagi permainan harga," ujar dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyimpanan BBM Nasional...
Penyimpanan BBM Nasional Capai 8,6 Juta KL, Impor Minyak Sumbang 297 Juta Barel
Nasib 60.000 Barel BBM...
Nasib 60.000 Barel BBM Pertamina yang Ditolak Halus SPBU Swasta
Aneh? BBM yang Diimpor...
Aneh? BBM yang Diimpor dari Singapura Ternyata Minyak Asal Indonesia
Jika Dua Kilang Pertamina...
Jika Dua Kilang Pertamina Kelar, Indonesia Tak Lagi Impor BBM
Cetak Sejarah, Impor...
Cetak Sejarah, Impor Minyak Mentah China Tembus 11,34 Juta Bph
Menperin Dorong Pengembangan...
Menperin Dorong Pengembangan Green Diesel Tekan Impor BBM
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
58 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Resmi Turun Lagi per 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved