Sudirman: Kuota BBM 2014 Hanya Jebol Sedikit

Kamis, 04 Desember 2014 - 11:27 WIB
Sudirman: Kuota BBM...
Sudirman: Kuota BBM 2014 Hanya Jebol Sedikit
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakaan, kuota BBM bersubsidi 46 juta kiloliter (KL) untuk tahun ini akan jebol, namun tidak terlalu banyak.

Pasalnya, Kementerian ESDM tetap menggunakan kuota yang telah ditetapkan, di mana Pertamina akan mendapatkan tugas dari pemerintah untuk tetap menyediakan BBM dengan harga subsidi sampai akhir tahun.

"Menuju ke akhir tahun Pertamina akan mendapatkan tugas dari pemerintah untuk tetap menyediakan BBM dengan harga subsidi, melewati sedikit, enggak akan banyak-banyak," ujarnya di Jakarta, Rabu (3/12/2014) malam.

Menurutnya, jebolnya kuota subsidi tidak melanggar UU APBN, di mana jika menambah kuota hal tersebut tentu melanggar UU APBN.

"Melanggar UU kalau kita minta kuota lagi kan, kuotanya enggak ditambah, kan kita tidak minta kuota lagi," kata dia.

Sudirman menjelaskan pemerintah akan menginstruksikan kepada PT Pertamina (Persero) untuk menjual harga BBM dengan harga subsidi, di mana jika mengalami kerugian pemerintah siap menanggung.

"Pertamina ditugasi untuk menjual BBM dengan harga subsidi, Nanti pemerintah yang mengganti," jelasnya.

Dia menuturkan, PT Pertamina (Persero) sudah menyanggupi tugas yang diberikan pemerintah. Hal ini dilakukan dan masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan mengenai supplai BBM bersubsidi.

"Sudah. Jadi, Pertamina menyanggupi, pemegang saham menyetujui tadi. Itu saja, jangan dikorek-korek lagi. Ini sesuatu yang sudah diputuskan. Apa kepentingannya, kepentingannya masyarakat tidak perlu khawatir tentang supply dari BBM bersubsidi," tandas Sudirman.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved