Pakuwon Kembangkan Giant Flyover di Surabaya Barat

Kamis, 04 Desember 2014 - 21:13 WIB
Pakuwon Kembangkan Giant...
Pakuwon Kembangkan Giant Flyover di Surabaya Barat
A A A
SURABAYA - Pakuwon Group terus melakukan investasi dalam pengembangan perumahan. Kali ini, Pakuwon mengeluarkan investasi sebesar Rp100 miliar untuk pembangunan giant flyover yang menghubungkan jalan raya Tandes dengan proyek Grand Pakuwon.

Pembangunan ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan perumahan di bawah pengelolaan Pakuwon lebih banyak. Pasalnya, Pakuwon akan melakukan terobosan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.

Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi mengatakan, jembatan ini bagian dari infrastruktur yang dimiliki Pakuwon. Pakuwon sendiri juga berencana menambah fasiltias serupa untuk menghubungkan Grand Pakuwon dengan tol Surabaya-Gresik di Margomulyo.
“Investasi yang kami keluarkan tidak sedikit. Kami hanya ingin pelayanan kepada konsumen lebih baik,” katanya, Kamis (4/12/2014).

Sutandi menerangkan, giant flyover ini bagian dari mega proyek yang dimiliki Pakuwon Group dikawasan Surabaya Barat. “Kami masih memiliki infrastruktur lainnya yang terus dikembangkan, dan giant flyover ini yang pertama kita resmikan,” ujar dia.

Proyek ini merupakan ekspansi properti yang di-deploy dengan mengadopsi kesuksesan di Pakuwon City dan Pakuwon Indah. Dengan luas lahan 330 hektar, Pakuwon Group menyediakan sejumlah fasilitas pendukung. Seperti education park, mix use, shopping mall, food junction, water recreation, dan business commercial yang dipadu dengan residential dalam Township.

Sutandi menyebut tahap pertama ini akan membangun 85 unit dan diperkirakan 2015 sudah selesai. Disusul 300 unit rumah yang akan dibangun pada tahun 2015. “Saat ini sudah ada sekitar 200 pemesan. Padahal kita belum mengenalkan produk yang kita miliki,” tegasnya.

Alasan pengembangan landed di Surabaya Barat ini tidak lepas dari industry area didaerah tersebut. Dikawasan Margomulyo, Tandes, dan Banjarsugihan cukup banyak pergudangan dan industri yang terhubung dengan kawasan perdagangan, yakni Pelabuhan Tanjung Perak.

Terlebih kawasan ini dikonsep sebagai business hubbagi pekerja maupun investor di kawasan industri. Pakuwon tidak terlalu risau terjadinya pergeseran konsep hunian landed ke high rise di Surabaya.

“Kita sudah memiliki pasar tersendiri. Pakuwon juga memiliki produk yang disesuaikan dengan kebutuhan baik high rise maupun landed,” kata Manajer Marketing Grand Pakuwon, Wanto Ngali.

Sementara spesifikasi giant flyover ini memiliki ketinggian 8,5 meter. Ketinggian itu dianggap aman untuk melewati rel kereta di Stasiun Kandangan. Dengan lebar ROW 30 meter mampu menampung enam mobil dalam enam lajur, dan panjang jembatan mencapai 500 meter.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Tengah Pandemi COVID-19,...
Di Tengah Pandemi COVID-19, Pakuwon Group Resmikan Mal Baru
Laba Bersih Raja Mal...
Laba Bersih Raja Mal RI Pakuwon Jati Rontok hingga 66%
Superblok Pakuwon di...
Superblok Pakuwon di IKN Belum Konstruksi, Ini Sebabnya
Sengketa Lahan di Perumahan...
Sengketa Lahan di Perumahan Pakuwon Indah, Pakuwon Jati Angkat Bicara
Genjot Penjualan Akhir...
Genjot Penjualan Akhir Tahun Lewat Pakuwon Year End Salebration, Pakuwon Group Incar Transaksi Rp270 Miliar
RUPS PWON Setujui Pembagian...
RUPS PWON Setujui Pembagian Dividen Tunai Rp 626 Miliar Untuk Tahun Buku 2025
Berita Terkini
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
30 menit yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
41 menit yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
1 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
1 jam yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
2 jam yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved