Organda Resahkan Angkutan Umum Ilegal

Jum'at, 05 Desember 2014 - 13:12 WIB
Organda Resahkan Angkutan...
Organda Resahkan Angkutan Umum Ilegal
A A A
JAKARTA - Organisasi Angkutan Darat (Organda) meresahkan semakin maraknya angkutan umum ilegal, yang menggunakan plat hitam.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organda Eka Sari Lorena menyebutkan, di sejumlah daerah hampir 30% kendaraan yang terparkir di terminal-terminal adalah kendaraan ilegal.

"Saya sampaikan, kami ke daerah-daerah, terminal itu yang parkir di sana bukan lagi pelat kuning, tapi semuanya sudah plat hitam," tuturnya di kawasan Bisnis Sudirman, Jakarta, Jumat (5/12/2014).

Lebih lanjut dia menuturkan, saat ini dengan semakin rendahnya pajak dan harga kendaraan pribadi, menyebabkan orang lebih memilih untuk membeli kendaraan pribadi.

Akibatnya, sambung dia, kendaraan umum kesulitan untuk meremajakan angkutannya secara berkala. Lantaran tersaingi maraknya kendaraan pribadi yang alih fungsi.

"Terutama angkutan perkotaan yang notabenenya tarifnya sangat rendah dan mudah disaingi kendaraan pribadi. Yang kita ketahui kendaraan pribadi itu, murah dan mudah untuk mendapatkannya," tutur dia.

Lorena meyakini, jika pemerintah serius menciptakan insentif fiskal yang mengedepankan angkutan umum, serta penegakan hukum yang menindak kendaraan ilegal, maka kendaraan Umum akan mampu bersaing untuk menjadi pilihan masyarakat.

"Sehingga masyarakat bisa pindah dari angkutan pribadi ke angkutan umum," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inflasi Oktober Capai...
Inflasi Oktober Capai 0,12%, Kenaikan Tarif Angkutan Ikut Andil
10 Kota dengan Tarif...
10 Kota dengan Tarif Taksi Paling Mahal di Dunia, Nomor Satu Rp85.200 per Km
Jika Premium Dihapus,...
Jika Premium Dihapus, Tarif Angkutan Umum Bakal Naik
Siap-siap, Menhub Akan...
Siap-siap, Menhub Akan Naikkan Tarif Angkutan Umum
Wacana Tarif Berdasarkan...
Wacana Tarif Berdasarkan Status Ekonomi Penumpang, Transjakarta: Ongkos Masih Rp3.500 per Penumpang
Naik Teman Bus Berbayar...
Naik Teman Bus Berbayar Mulai 31 Oktober, Segini Tarifnya
Berita Terkini
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
37 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
54 menit yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
1 jam yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
2 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
2 jam yang lalu
Infografis
Ketua Umum PP Muhammadiyah...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta PPN 12% Dikaji Ulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved