Harga Minyak Global Menurun Dipicu Prediksi Iran

Rabu, 10 Desember 2014 - 10:42 WIB
Harga Minyak Global...
Harga Minyak Global Menurun Dipicu Prediksi Iran
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah global jenis brent dan West Texas Intermediate (WTI) mengalami penurunan lanjutan setelah Iran memprediksi harga minyak dunia akan terus mengalami koreksi jika soliditas negara-negara anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) tidak terbina.

Kontrak berjangka (futures) di London merosot sebesar 1,6%. Pejabat Kementerian Minyak Iran memperkirakan minyak mintah bisa jatuh hingga USD40 per barel jika terjadi perang harga atau muncul golongan kepentingan baru di OPEC.

Minyak diperdagangkan dalam tren penurunan karena OPEC pada 27 November lalu sepakat tidak memangkas produksi demi memaksa perlambatan produksi di AS, yang telah naik ke level tertinggi dalam tiga dekade terakhir.

Adapun Arab Saudi dan Irak bulan ini menambah diskon ekspor minyak mentah ke pelanggan mereka di Asia, memperkuat spekulasi bahwa negara tersebut ingin merebut pangsa pasar.

"OPEC tampak seperti ikatan keluarga disfungsional. Tanpa ada pengurangan produksi minyak Amerika Serikat (AS), ditambah kekhawatiran geopolitik global, maka harga minyak akan semakin terpuruk," jelas Kepala Strategi di CMC Market Sydney Michael McCarthy seperti dilansir Bloomberg, Rabu (10/12/2014).

Brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Januari turun USD1,06 ke USD65,78 per barel dan berada di USD65,82 pada pukul 13.29 siang waktu Sydney. Kontrak naik 65 sen menjadi USD66,84, kemarin.

Premi minyak mentah patokan Eropa ini terhadao WTI diperdagangkan sebesar USD2,94. Harga minyak brent sepanjang tahun ini turun 41%.

Sementara WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Januari turun USD1 atau 1,6% ke USD62,82 per barel, turun dibanding kemarin USD63,82. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 13% di bawah rata-rata 100-hari.

Aspects Ltd mengingatkan sebaiknya OPEC, yang memasok 40% minyak dunia melakukan pertemuan luar biasa pada kuartal I tahun depan demi menghindari harga makin merosot.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
18 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
42 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
48 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved