Kadin Berharap Tenaga Kerja Tingkatkan Produktivitas

Rabu, 10 Desember 2014 - 15:39 WIB
Kadin Berharap Tenaga...
Kadin Berharap Tenaga Kerja Tingkatkan Produktivitas
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat (Jabar) meminta pelaku usaha dan tenaga kerja meningkatkan produktivitas. Tingkat produksi dengan kualitas mumpuni akan menjadi trigger kuatnya daya saing.

Hal itu dikatakan Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal Sutrisno di sela-sela Rapat Kerja Nasional Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) yang berlangsung di hotel Savoy Homann Bandung, Rabu (10/12/2014).

"Tenaga kerja kita tiap tahun melakukan demo agar pengusaha menaikkan upah. Itu wajar, tapi alangkah lebih elegan lagi kalau ada peningkatan produktivitas kerja seiring kenaikan upah tersebut," katanya dalam kesempatan tersebut.

Berbeda dengan para tenaga kerja di Kamboja dan Vietnam yang produktivitas kerjanya cukup tinggi. Mereka tidak mendahulukan bicara tentang tuntunan, tapi peningkatan kinerja.

"Peran dunia usaha dalam memotivasi para tenaga kerja ini sangat penting. Mari bersama bergandeng tangan, bagaimana meningkatkan peran masing-masing," imbuyhnya.

Pengusaha, menurutnya harus lebih inovatif, kreatif, dan efisien. Tenaga kerja harus meningkatkan skill dan produktivitas. Masyarakat juga harus menjaga kondusivitas negara dan daerah, bagaimana membangun semangat bangsa memakai produk sendiri.

"Dengan sendirinya pertumbuhan ekonomi akan tumbuh cepat. Lihat saja Korea yang karena disemangati pemerintahnya dengan peraturan harus memakai produk dalam negeri, perekonomian mereka tumbuh begitu pesat. Banyak barang Korea berkualitas dan menguasai pasar," paparnya.

Menurut dia, usaha jasa boga terutama kuliner bisa jadi jalan bagi para wirausaha baru. Pihaknya pun mendorong pertumbuhan wirausaha baru dengan menggalakan program garuda (gerakan wirausaha desa).

"Kami harap sektor jasa boga ini bisa menjadi lokomotif bisnis bagi sektor usaha lain," ucapnya.

Apalagi, perkembangan zaman memicu pesatnya perkembangan kuliner nusantara terutama Jabar lebih khusus lagi Bandung. Dengan perkembangan wisata kuliner, sektor bisnis lain pun ikut berkembang.

"Kita harus benar-benar berpikir bagaimana ke depan bisa berdaya saing dengan negar lain. Singapura maupun Malaysia sudah lebih dulu memiliki profesionalisme yang tinggi didukung teknologi terdepan dari kita," ungkap Agung.

Kedua negara tersebut didukung oleh permodalan dari perbankan suku bunga rendah sekitar 7%, sedangkan suku bunga di kita cukup tinggi, sehingga jadi kesulitan tersendiri untuk meningkatkan daya saing.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Layanan Sistem Komputerisasi...
Layanan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Kembali Dibuka
Sinergi Perkuat Aspek...
Sinergi Perkuat Aspek Safety, Elnusa Petrofin dan KNKT Gelar Program Mitigasi Risiko dan Rekomendasi Keselamatan Transportasi BBM
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
8 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
8 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
8 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
8 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
8 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved