Fokus Pelabuhan, RJ Lino Tolak Tawaran Jadi Menteri

Rabu, 10 Desember 2014 - 15:50 WIB
Fokus Pelabuhan, RJ...
Fokus Pelabuhan, RJ Lino Tolak Tawaran Jadi Menteri
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pelindo II, RJ Lino mengaku menolak saat ditawari menjadi menteri di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) karena ingin fokus membangun pelabuhan.

"Oh iya, saya ingin fokus di pelabuhan. Kalau jadi menteri, misalnya menteri perhubungan, tetap tidak bisa membangun pelabuhan," ujarnya kepada SINDO Weekly, di kantornya, Senin pekan ini.

Menurut Lino, jika menjadi menteri, dirinya yakin tidak akan bisa fokus membangun pelabuhan yang ideal. "Di sini ada Menteri Keuangan, Menteri Pertanian, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri Lingkungan Hidup, Kepolisian. Berarti apa? Artinya, Menteri Perhubungan harus mengemis minta tolong kepada kementerian lain. Kalau mereka punya waktu, kalau tidak? Akan menjadi sangat sulit," ungkapnya.

Meski menolak jadi menteri, Lino tidak setuju jika langkah Jokowi menerapkan poros maritim yang dimulai dari memperbaiki pelabuhan hanya untuk buat proyek saja.

"Tidak. Saya tidak mengerti awal mulanya seperti apa. Poros maritim ini dimulai dari tol laut, setahu saya konsep mereka itu untuk pengembangan ekonomi. Walaupun namanya poros maritim, tapi menurut saya awalnya ekonomi," jelasnya.

Lino melanjutkan, jika pelabuhan tidak diperbaiki, orang-orang mungkin akan berfikiran untuk tidak lagi jadi orang Indonesia. Karena perbedaan barat sama timur sangat tidak benar.

"Makanya kenapa kita mau bikin pelabuhan besar di Sorong? Karena itu harus nyambung dengan semua pelabuhan," ucapnya.

(baca: RJ Lino-Jokowi Sering Diskusikan Pendulum Nusantara)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hari Laut Sedunia, Luhut:...
Hari Laut Sedunia, Luhut: Laut Memilih Kita untuk Menjadi Sahabat
Gelombang Perubahan:...
Gelombang Perubahan: Bangun Lautmu, Jayakan Bangsamu
Refleksi Akhir 2024...
Refleksi Akhir 2024 Maritim Indonesia: Tantangan dan Peluang di Laut Natuna Utara
Kebangkitan Maritim...
Kebangkitan Maritim Indonesia, Pengamat: Laut Kini Jadi Poros Peradaban
Pengembangan Kapal Induk...
Pengembangan Kapal Induk Otonom: Langkah Strategis Indonesia Jaga Kedaulatan Laut
Integrasi Tol Laut,...
Integrasi Tol Laut, Pemerintah Bangun Depo di Sejumlah Daerah
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
14 menit yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
28 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
59 menit yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
1 jam yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved