Banyak Terima SMS, Ini Curhat Masyarakat ke Menkeu
Kamis, 11 Desember 2014 - 10:52 WIB
Banyak Terima SMS, Ini Curhat Masyarakat ke Menkeu
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengaku banyak menerima SMS dari berbagai kalangan, setelah nomor ponselnya disebar luas.
Dia mengaku, SMS yang diterimanya lebih banyak pada masalah pengaduan dan sharing soal kondisi keuangan serta ekonomi Indonesia.
"Banyak sekali SMS yang masuk ke saya, tapi kalau saya perhatikan, meskipun saya enggak balas satu-satu, itu kebanyakan, nuansanya adalah keinginan mereka buat buka usaha, tapi mereka kesulitan dalam hal akses keuangan finansial, apakah itu dalam segi perbankan, ataupun non bank," ungkapnya di Jakarta, Rabu(10/12/2014) malam.
Hal tersebut rata dialami Bambang dalam menerima pengaduan SMS. Artinya banyak yang terjebak dalam nuansa itu. Selain itu, ada juga yang bertanya soal bunga bank yang terlalu tinggi.
"Dari situ, berarti ada harapan besar dari masyarakat, saudara-saudara kita, agar sektor perbankan itu bisa lebih menjangkau mereka. Saya sangat support, Kemenkeu pun sangat support. Kita support dalam bentuk apapun," ujar dia.
Pemerintah, kata Bambang hanya bisa melakukan misalnya, semua bantuan yang diberikan secara langsung, diberikan melalui transaksi nontunai,
"Presiden pernah bilang, daripada kita membangun sistem yang rumit, memberikan uang kepada kelompok penerima, gunakan saja bank. Karena bank sudah psti punya sistem yang reliable dan bisa menjangkau pasarannya," pungkas Menkeu.
Dia mengaku, SMS yang diterimanya lebih banyak pada masalah pengaduan dan sharing soal kondisi keuangan serta ekonomi Indonesia.
"Banyak sekali SMS yang masuk ke saya, tapi kalau saya perhatikan, meskipun saya enggak balas satu-satu, itu kebanyakan, nuansanya adalah keinginan mereka buat buka usaha, tapi mereka kesulitan dalam hal akses keuangan finansial, apakah itu dalam segi perbankan, ataupun non bank," ungkapnya di Jakarta, Rabu(10/12/2014) malam.
Hal tersebut rata dialami Bambang dalam menerima pengaduan SMS. Artinya banyak yang terjebak dalam nuansa itu. Selain itu, ada juga yang bertanya soal bunga bank yang terlalu tinggi.
"Dari situ, berarti ada harapan besar dari masyarakat, saudara-saudara kita, agar sektor perbankan itu bisa lebih menjangkau mereka. Saya sangat support, Kemenkeu pun sangat support. Kita support dalam bentuk apapun," ujar dia.
Pemerintah, kata Bambang hanya bisa melakukan misalnya, semua bantuan yang diberikan secara langsung, diberikan melalui transaksi nontunai,
"Presiden pernah bilang, daripada kita membangun sistem yang rumit, memberikan uang kepada kelompok penerima, gunakan saja bank. Karena bank sudah psti punya sistem yang reliable dan bisa menjangkau pasarannya," pungkas Menkeu.
(izz)
Lihat Juga :