INSA Tolak Subsidi BBM

Senin, 15 Desember 2014 - 05:22 WIB
INSA Tolak Subsidi BBM
INSA Tolak Subsidi BBM
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta segera menghapus seluruh subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk kapal-kapal milik anggota Indonesian National Shipowners Association (INSA) yang melayani rute-rute perintis. Mereka lebih memilih menghapus pajak pembelian BBM kapal.

Pencabutan subsidi BBM tersebut menjadi rekomendasi dalam Rapat Kerja Nasional INSA 2014 di Jakarta, pekan lalu.

Sebagai gantinya INSA berharap pemerintah bisa menghapus seluruh pajak pembelian BBM kapal, seperti yang terjadi di Singapura serta negara ASEAN lainnya.

Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto mengatakan, pelaku usaha kapal niaga nasional anggota INSA menolak rencana pemerintah memberikan alokasi BBM bersubsidi untuk kapal niaga nasional dalam rangka pengalihan, akibat kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

"Kalangan pengusaha di INSA tidak butuh BBM bersubsidi, tetapi INSA butuh penghapusan pajak agar harga bisa setara seperti di Singapura atau negara lainnya," ujarnya, dalam keterangan resmi.

Menurut Carmelita, harga BBM kapal di Indonesia lebih mahal hingga USD100 per metrik ton dibandingkan Singapura dan masih lebih mahal dari Malaysia.

Selain karena dibebani PPN, struktur harga BBM kapal juga masih dibebani dengan pajak kendaraan bermotor sebesar 5-10%, iuran migas, PPh dan delta.

Akibat harga BBM kapal yang terlalu mahal, kapal-kapal nasional sulit bersaing dengan kapal-kapal di luar negeri. "Indonesia juga yang rugi. Potensi kargo ekspor-impor Indonesia dikuasai asing sehingga Indonesia kehilangan potensi devisa dan ekonomi hingga Rp120 triliun dari ongkos angkut," ucapnya.

Dia menjelaskan BBM bersubsidi harus dialokasikan dengan benar. Karena sejak 2012, INSA sudah mengusulkan agar alokasi BBM bersubsidi untuk kapal niaga dicabut.

"Pelayaran niaga lebih membutuhkan kebijakan fiskal dan moneter yang setara seperti lazimnya dunia pelayaran internasional," pungkas Carmelita.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Subsidi Naik,...
Harga BBM Subsidi Naik, Pengusaha Pelayaran Teriak Minta Penyesuaian Tarif
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved