Sofyan: Kondisi Rupiah Saat Ini Berbeda dengan 1998

Senin, 15 Desember 2014 - 20:48 WIB
Sofyan: Kondisi Rupiah...
Sofyan: Kondisi Rupiah Saat Ini Berbeda dengan 1998
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil membantah pelemahan rupiah saat ini sama dengan kondisi ekonomi Indonesia 1998.

Dia menilai, pada waktu itu kondisinya berbeda dengan saat ini. pada 1998 kondisi politik Indonesia juga sedang kisruh. Berbeda dengan sekarang yang cenderung membaik.

"Enggak sama, artinya kondisi 98 sangat politik, waktu itu. Kemudian pada waktu itu juga lebih kepada krisis politik yang memburuk ditambah krisis di Asia," ujar Sofyan usai Rapat di Kemenko Perekonomian Jakarta, Senin (15/12/2014).

Ekonomi Indonesia, lanjut dia, secara umum bagus, politik Indonesia bahkan aman untuk saat ini tidak seperti 1998.

"Presiden kita sangat populer, kebijakan luar biasa bagusnya, cuma bagaimana mengatasinya saja. Dalam jangka pendek, tidak banyak yang bisa dilakukan. Tapi dalam jangka pendek itu juga bagaimana kita dorong ekspor kita," jelasnya.

Sofyan mengakui, melemahnya rupiah justru membawa kekekalan terhadap keran ekspor. Ekspor Indonesia menjadi meningkat meskipun komoditas itu harganya jatuh.

"Kemudian kita melihat impor yang tidak dibutuhkan. Sehingga keperluan dolar kita bisa berkurang, dan dalam jangka waktu ini, kita percepat investasi langsung. Maka kita akan reform BKPM dengan izin satu pintu," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
17 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
57 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved