Gedung Kementerian BUMN Saksi Bisu Penyelamatan Garuda

Rabu, 17 Desember 2014 - 15:21 WIB
Gedung Kementerian BUMN...
Gedung Kementerian BUMN Saksi Bisu Penyelamatan Garuda
A A A
JAKARTA - Mantan Sekertaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menyatakan bahwa Gedung Kementerian BUMN tidak seharusnya dijual karena mempunyai sejumlah nilai historis.

"Gedung ini merupakan saksi bisu penyelesaian krisis Garuda tahun 2006. Gedung tersebut dibeli oleh pemerintah agar aset Garuda yang sangat strategis tersebut tidak jatuh ke tangan swasta," kata Said dalam pesan singkatnya, Rabu (17/12/2014).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pada saat itu atas dukungan DPR dan Kementerian Keuangan maka disiapkan dana melalui APBN yang dicicil selama tiga tahun. Pemerintah saat itu membeli gedung tersebut sedikit memaksa karena hanya dibeli sedikit di atas Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), bahkan tidak melalui lelang tapi hanya melalui appraisal.

"Pada dasarnya Garuda keberatan menjual aset tersebut ke pemerintah. Ada beberapa kali demo karyawan yang menolak selain karena harganya murah juga karena mereka tidak mau kehilangan aset strategis," imbuhnya.

Perjuangan mendapatkan aset tersebut bahkan juga melibatkan opini dari DPR, BPK, dan penegak hukum. BPK diminta persetujuan karena awalnya Kementerian BUMN sudah membayar uang muka untuk membeli Gedung Danareksa.

Namun atas pertimbangan menyelematkan aset Garuda agar tidak jatuh ke tangan swasta, Menteri BUMN saat itu Sofyan Djalil menyetujui pembatalan pembelian Gedung Danareksa dan membeli Gedung Garuda.

Kementerian BUMN dari awal menyadari bahwa kantor tersebut terlalu besar untuk Kementerian BUMN, sehingga beberapa instansi lain maupun lembaga ikut menggunakan kantor tersebut, seperti KPK sejak 2008 menempati satu lantai, dan Dewan Perubahan iklim satu lantai.

"Sangat setuju upaya untuk meningkatkan efisiensi yang dilakukan oleh ibu Rini (Menteri BUMN), termasuk pengurangan kantor. Tapi mungkin bukan dengan cara menjualnya, yang lokasinya berada di lingkaran satu (Jalan Merdeka). Cukuplah gedung Indosat yang menjadi saksi bisu pelepasan aset negara di lingkaran satu tersebut," tegas dia.

Gedung Indosat adalah satu-satunya gedung swasta yang saat ini berada di lokasi ring 1. menurut dia, untuk efisiensi lebih baik sebagian gedung tersebut disewakan ke pihak lain, seperti SKK Migas dan BUMN/perwakilan BUMN yang saat ini masih menyewa kantor di berbagai tempat.

"Perlu diketahui bahwa anggaran Kementerian BUMN selama ini adalah yang terendah dari seluruh kementerian dan lembaga yang ada, hanya sekitar Rp200 miliar-Rp300 miliar per tahun," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian BUMN Perkenalkan...
Kementerian BUMN Perkenalkan Komunitas Srikandi BUMN
Kementerian BUMN Perluas...
Kementerian BUMN Perluas Vaksinasi untuk Lansia
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas...
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas Berkiprah di Lapangan Kerja
Kementerian BUMN Minta...
Kementerian BUMN Minta Relaksasi IPO BUMN, Begini Tanggapan OJK
Kejar Target Sisa Proyek...
Kejar Target Sisa Proyek Strategis BUMN, Erick Thohir: Ada Satu Proyek Berpotensi Ngga Kelar
Berita Terkini
HUT ke-14, JustMarkets...
HUT ke-14, JustMarkets Bagi-bagi Emas Batangan dan Total Hadiah USD50.000+
1 jam yang lalu
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
2 jam yang lalu
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
11 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
12 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
12 jam yang lalu
Infografis
Perjuangan Garuda Muda...
Perjuangan Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 Dimulai!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved