Kenaikan Suku Bunga Rusia Tak Berdampak Signifikan

Rabu, 17 Desember 2014 - 21:22 WIB
Kenaikan Suku Bunga...
Kenaikan Suku Bunga Rusia Tak Berdampak Signifikan
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan, kenaikan suku bunga yang dilakukan Rusia tidak berdampak signifikan.

Menurutnya, kenaikkan suku bunga yang mencapai 17% tersebut tidak memengaruhi hubungan perdagangan dengan negara pecahan Uni Soviet tersebut.

"Sebenarnya tindakan Rusia menaikkan nilai suku bunga jadi 17% itu secara ekonomi tidak banyak pengaruhnya ke Indonesia. Hubungan dagang kita, tidak sebanyak dengan negara-negara lain non Rusia," ujarnya di Gedung BEI di Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Dia mengatakan, kenaikkan suku bunga Rusia memiliki dampak negatif secara global. Namun, pihaknya membenarkan, bahwa kenaikan itu membawa sentimen negatif.

"Tapi sentimen negatif itu menyebar keseluruh dunia. Indonesia investor fixed income, obligasi khususnya menjual portofolio. Investor saham juga menjual portofolio seminggu terakhir ini. Pada dasarnya sejak awal 2014 pasar saham sudah memasukkan dana Rp46 triliun lebih," pungkas Ito.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Fundamental Ekonomi...
Fundamental Ekonomi RI Kuat, Investor Pasar Modal Terus Meningkat
Ekonomi RI Berhasil...
Ekonomi RI Berhasil Tumbuh 5,03%, IHSG Hari Ini Malah Ambruk ke Zona Merah
Harapan 28 Tahun Perjalanan...
Harapan 28 Tahun Perjalanan Bursa Efek Indonesia Jadi Pilar Memajukan Ekonomi
BEI Optimistis Pasar...
BEI Optimistis Pasar Modal Syariah RI Tumbuh Pesat
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
13 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
36 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved