Subsidi Tetap BBM Sebabkan Deflasi
Jum'at, 19 Desember 2014 - 14:55 WIB
Subsidi Tetap BBM Sebabkan Deflasi
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Yudha Agung meyakini bahwa subsidi tetap (fix subsidy) untuk BBM akan menyebabkan deflasi.
Seperti diketahui, rencana pemerintah menetapkan subsidi tetap 2015 diprediksi akan menstimulasi penurunan harga-harga di pasar.
"Jika asumsinya harga minyak terus turun, kemungkinan deflasi akan besar," katanya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (19/12/2014).
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa deflasi akan terjadi secepatnya setelah pemerintah menetapkan subsidi.
"Ya misal diterapkan Januari, maka bulan depan akan langsung terjadi deflasi dengan catatan harga minyak terus turun," terangnya.
Penurunan harga minyak dunia dinilai akan memberikan kesempatan bagus bagi pemerintah untuk menerapkan fix subsidy.
Atas melakukan fix subsidy ini, terutama ke orang, bukan barang, maka ekonomi Indonesia diperkirakan akan semakin sehat. Meski begitu, pengaruh harga minyak juga akan semakin komplek, terkait belanja pemerintah.
"Saya yakin current account kita juga akan membaik akibat harga minyak ini," pungkas Yudha.
Seperti diketahui, rencana pemerintah menetapkan subsidi tetap 2015 diprediksi akan menstimulasi penurunan harga-harga di pasar.
"Jika asumsinya harga minyak terus turun, kemungkinan deflasi akan besar," katanya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (19/12/2014).
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa deflasi akan terjadi secepatnya setelah pemerintah menetapkan subsidi.
"Ya misal diterapkan Januari, maka bulan depan akan langsung terjadi deflasi dengan catatan harga minyak terus turun," terangnya.
Penurunan harga minyak dunia dinilai akan memberikan kesempatan bagus bagi pemerintah untuk menerapkan fix subsidy.
Atas melakukan fix subsidy ini, terutama ke orang, bukan barang, maka ekonomi Indonesia diperkirakan akan semakin sehat. Meski begitu, pengaruh harga minyak juga akan semakin komplek, terkait belanja pemerintah.
"Saya yakin current account kita juga akan membaik akibat harga minyak ini," pungkas Yudha.
(izz)
Lihat Juga :