Industri Padat Karya Terbentur Kenaikan UMR

Senin, 22 Desember 2014 - 20:11 WIB
Industri Padat Karya...
Industri Padat Karya Terbentur Kenaikan UMR
A A A
JAKARTA - Rencana Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk menempatkan industri padat karya sebagai industri strategis akan dihadapkan pada upah minimum regional (UMR).

Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Harijanto menilai, sistem pengupahan saat ini hanya ditentukan kekuatan demo.

Padahal, UMR yang didemo dilakukan para buruh yang sudah bekerja. "Semestinya mereka bisa bernegosiasi dengan perusahaannya untuk mendapatkan upah lebih, jadi tidak perlu melakukan demonstrasi," terangnya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (22/12/2014).

Demonstrasi menyebabkan tingkat produktivitas tidak maksimal, selain itu iklim investasi yang tidak sehat akan berkorelasi terhadap pertumbuhan investasi.

"Jadi jika investasi sudah ada, tinggal menciptakan iklim yang lebih baik‎," kata Ade.

‎Pihaknya menilai bahwa UU No 13/2003 tentang ketenagakerjaan akan menghambat proses investasi di Indonesia karena merugikan para investor.

"Selama UU No 13/2003 tetap seperti ini maka orang akan berpikir seribu kali untuk berinvestasi di Indonesia," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved