Pemerintah Kembalikan Restitusi Pajak Tambang Rp800 M

Selasa, 23 Desember 2014 - 12:25 WIB
Pemerintah Kembalikan...
Pemerintah Kembalikan Restitusi Pajak Tambang Rp800 M
A A A
JAKARTA - Pemerintah siap mengembalikan kelebihan pajak (restitusi) kepada sejumlah perusahaan tambang pemegang perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) generasi pertama sebesar Rp800 miliar.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan pembayaran ditargetkan selesai akhir 2014.

"PKP2B akan dibayar akhir-akhir ini sekitar Rp800 miliar," katanya di kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Selasa (23/12/2014).

Dia berharap agar mekanisme pembayarannya tidak mengalami kendala. Selain itu, untuk restitusi PKP2B generasi kedua akan dibayarkan mulai tahun depan.

"Ada dua generasi, 2001, 2007 BPKP sudah menghitung, sudah bertemu dengan kontraktor," tandas Mardiasmo.

Sekadar informasi, dalam Peraturan Pemerintah No 144/2000 tentang Jenis Barang dan Jasa Tidak Kena Pajak Pertambahan Nilai (PPN), perusahaan PKP2B mendapat kekhususan dalam pembayaran pajak atas pengadaan barang dan jasa pertambangan.

Namun, selama periode 2001 sampai 2007 ada beberapa perusahaan yang sudah terlanjur membayarkan PPN kepada pemerintah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Jasa Pertambangan...
Bisnis Jasa Pertambangan Butuh Penguatan Jaminan Berusaha
Penerimaan Pajak Capai...
Penerimaan Pajak Capai Rp705,8 T hingga Mei, Pertambangan Melesat 296%
2.000 Lebih Delegasi...
2.000 Lebih Delegasi Sambut Industri Pertambangan yang Tangguh dan Berkelanjutan
Liebherr Indonesia Dukung...
Liebherr Indonesia Dukung Operasional Tambang Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Wuih... Pengawasan Pajak...
Wuih... Pengawasan Pajak Holding Tambang Makin Ketat
Tolak Wacana Pajak Karbon,...
Tolak Wacana Pajak Karbon, APBI: Pasti Menambah Beban Pelaku Usaha
Berita Terkini
IHSG Terus Berlari ke...
IHSG Terus Berlari ke Level 6.108 hingga Akhir Sesi, Transaksi Bursa Cetak Rp13,2 Triliun
19 menit yang lalu
Investasi Rp1.010 Triliun...
Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya
36 menit yang lalu
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
37 menit yang lalu
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
1 jam yang lalu
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
1 jam yang lalu
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved