Indeks S&P Dekati Akhir Tahun Ditutup Perbaiki Rekor
Selasa, 30 Desember 2014 - 08:59 WIB
Indeks S&P Dekati Akhir Tahun Ditutup Perbaiki Rekor
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan perdana pasca libur Natal bergerak mendatar (flat) di tengah tipisnya volume transaksi. Namun, indeks S&P 500 dekati akhir tahun berhasil memperbaiki rekornya.
Pasar saham menjelang akhir tahun cenderung terus menguat didukung oleh membaiknya data ekonomi dan komitmen Bank Sentral Amerika Serita (Federal Reserve) yang lebih bersabar untuk menaikkan suku bunga.
Indeks S&P 500 naik hampir 6% selama delapan sesi sebelumnya, dan membukukan rekor kenaikan ke-53 menjelang penutupan tahun.
Saham sektor konsumen (SPLRCD) menjadi salah satu sektor dengan kenaikan terbaik, yang menguat 0,7%. Saham General Motors (GM.N) naik 2,6% menjadi USD34,60.
Sektor retail di indeks S&P 500 (SPXRT) juga naik 0,8% dipicu saham Macy Inc (MN) yang menguat 1,8% menjadi USD65,22 dan Amazon.com (AMZN.O) melonjak 1% menjadi USD312,04.
"Dalam jangka pendek, konsumen akan menikmati harga bensin yang lebih rendah. Ada yang merugi dalam hal ini tapi konsumen diuntungkan dan di beberapa poin bisa mempengaruhi pasar saham dan ekonomi," kata Managing Director Janlyn Capital LLC Andre Bakhos seperti dilansir dari Reuters, Selasa (30/12/2014).
Dow Jones Industrial Average turun 15,48 poin atau 0,09% ke 18.038,23; indeks S&P 500 naik 1,8 poin atau 0,09% ke 2.090,57; dan Nasdaq Composite bertambah 0,05 poin menjadi 4.806,91.
Tercatat sebanyak 4,78 miliar lembar saham diperdagangkan di bursa AS. Jumlah itu jauh di bawah rata-rata bulan ini sebanyak 7,18 miliar.
Pasar saham menjelang akhir tahun cenderung terus menguat didukung oleh membaiknya data ekonomi dan komitmen Bank Sentral Amerika Serita (Federal Reserve) yang lebih bersabar untuk menaikkan suku bunga.
Indeks S&P 500 naik hampir 6% selama delapan sesi sebelumnya, dan membukukan rekor kenaikan ke-53 menjelang penutupan tahun.
Saham sektor konsumen (SPLRCD) menjadi salah satu sektor dengan kenaikan terbaik, yang menguat 0,7%. Saham General Motors (GM.N) naik 2,6% menjadi USD34,60.
Sektor retail di indeks S&P 500 (SPXRT) juga naik 0,8% dipicu saham Macy Inc (MN) yang menguat 1,8% menjadi USD65,22 dan Amazon.com (AMZN.O) melonjak 1% menjadi USD312,04.
"Dalam jangka pendek, konsumen akan menikmati harga bensin yang lebih rendah. Ada yang merugi dalam hal ini tapi konsumen diuntungkan dan di beberapa poin bisa mempengaruhi pasar saham dan ekonomi," kata Managing Director Janlyn Capital LLC Andre Bakhos seperti dilansir dari Reuters, Selasa (30/12/2014).
Dow Jones Industrial Average turun 15,48 poin atau 0,09% ke 18.038,23; indeks S&P 500 naik 1,8 poin atau 0,09% ke 2.090,57; dan Nasdaq Composite bertambah 0,05 poin menjadi 4.806,91.
Tercatat sebanyak 4,78 miliar lembar saham diperdagangkan di bursa AS. Jumlah itu jauh di bawah rata-rata bulan ini sebanyak 7,18 miliar.
(rna)
Lihat Juga :