Fitra: Kenaikan Listrik 2015, Pil Pahit Rakyat

Selasa, 30 Desember 2014 - 11:52 WIB
Fitra: Kenaikan Listrik...
Fitra: Kenaikan Listrik 2015, Pil Pahit Rakyat
A A A
JAKARTA - Koordinator Advokasi & Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi menilai, rencana pemerintah menaikan tarif dasar listrik (TDL) pada tahun depan sebagai pil pahit yang harus ditelan rakyat Indonesia.

"Biasanya, alasan pemerintah untuk menaikan TDL tergantung pada harga minyak dunia, dan nilai tukar rupiah yang mengalami depresiasi terhadap dolar AS (USD)," ujar Uchok dalam rilisnya, Selasa (30/12/2014).

Alasan tersebut, dia menjelaskan, selalu diprogandakan agar masyarakat yakin dan menerima kenaikan TDL sama dengan adanya pengurangan subsidi listrik, sehingga rakyat harus membayar lebih mahal untuk TDL.

"Padahal, kenaikan TDL bukan hanya tergantung pada harga minyak dunia, dan nilai tukar rupiah yang mengalami depresiasi terhadap dolar," ungkapnya.

Uchok berpendapat, kenaikan TDL pada tahun depan akan sangat membebani rakyat. Sementara kebijakan penaikan TDL dilakukan agar PLN mampu membayar utangnya.

"Misalnya saja, bunga utang PLN yang harus dibayar pada tahun 2013 sebesar Rp28,6 triliun dan 2012 sebesar Rp28,6 triliun. Sedangakan utang PLN jangka panjang diperkirakan sebesar Rp374,3 triliun," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved