Pemerintah Dinilai Gegabah Cabut Subsidi Premium

Jum'at, 02 Januari 2015 - 12:52 WIB
Pemerintah Dinilai Gegabah...
Pemerintah Dinilai Gegabah Cabut Subsidi Premium
A A A
JAKARTA - Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menilai, pemerintah gegabah mengambil langkah menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM) premium atau RON 88, tanpa dikaji secara matang dan komprehensif.

Menurutnya, pemerintah hanya ingin terlihat kerja, kerja dan kerja di mata rakyat. Padahal, kebijakan tersebut nantinya akan meresahkan masyarakat.

"Pemerintah hanya terbius euphoria agar terlihat kerja dan kerja saja, tapi tidak memperhitungkan dampaknya kepada masyarakat luas khususnya masyarakat kecil," ujarnya, di Jakarta, Jumat (2/1/2015).

Sofyano memandang, kebijakan penghapusan subsidi untuk premium akan membuka seluas-luasnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik asing menguasai bisnis BBM di dalam negeri. Pemerintah pun nantinya dapat dinilai telah membuka sistem liberal di sektor hilir migas.

"Artinya, pemerintah telah mempercayakan pasokan BBM yang menyangkut hajat hidup orang banyak kepada badan usaha non milik negara dan pihak asing. Ini bisa dipermasalahkan publik dan melanggar Undang-undang," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
DPR Usul Sistem Pemberian...
DPR Usul Sistem Pemberian Subsidi BBM Diubah
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
10 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
18 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved