Komitmen Investasi PMA di Batam 2014 Capai Rp4,6 T

Sabtu, 03 Januari 2015 - 06:01 WIB
Komitmen Investasi PMA...
Komitmen Investasi PMA di Batam 2014 Capai Rp4,6 T
A A A
BATAM - Komitmen investasi di wilayah Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) selama 2014 sebanyak 127 PMA (penanam modal asing) sebesar USD371 juta atau senilai Rp4,6 triliun.

Direktur PTSP dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho mengatakan, sektor perdagangan dan jasa mendominasi dengan jumlah PMA 56 perusahaan. Disusul industri manufaktur sebanyak 35 PMA, industri perkapalan 16 PMA, properti 16 PMA, perkebunan dan perikanan 4 PMA.

"Mereka berasal dari Malaysia, Italia, Singapura, Inggris, Australia, Hong Kong, India, RRC, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Kanada, Norwegia, Jerman, Belanda, Vietnam dan Mauritius," ujarnya, Jumat (2/1/2015).

Adapun komitmen ekspansi usaha sebanyak 18 PMA yang berasal dari Singapura, Malaysia, Prancis, Jepang, Australia dan Belanda.

"Dengan rincian sebanyak 15 PMA bergerak di manufaktur, satu PMA bidang properti, serta dua PMA bidang perdagangan dan jasa. Nilai investasinya mencapai USD294 juta," ujarnya.

(Baca: Investor Asing Baru di Batam 2014 Bertambah 55 PMA)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dua Kawasan Ekonomi...
Dua Kawasan Ekonomi Khusus Batam Beroperasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Perkuat Sektor Ekonomi...
Perkuat Sektor Ekonomi Kreatif
Batam Andalkan Olaharganya...
Batam Andalkan Olaharganya Tiger Woods untuk Dongkrak Ekonomi
Wisatawan Asing Mulai...
Wisatawan Asing Mulai Kunjungi Batam
Pembukaan Perbatasan...
Pembukaan Perbatasan Batam-Singapura Dorong Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi
Ekonomi Batam 2023 Tumbuh...
Ekonomi Batam 2023 Tumbuh Melebihi Nasional, Berikut Faktor Penopangnya!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved