BI Pertahankan Kebijakan LTV Kredit Kepemilikan Rumah

Jum'at, 09 Januari 2015 - 04:30 WIB
BI Pertahankan Kebijakan...
BI Pertahankan Kebijakan LTV Kredit Kepemilikan Rumah
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan akan mempertahankan kebijakan loan to value (LTV) kredit kepemilikan rumah (KPR).

Namun, BI membuka peluang kelonggaran LTV untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi pengaju KPR pertama.

"LTV dikaji tetapi mungkin area properti yang menengah ke atas akan didalami. Untuk properti pemula harus diberikan dorongan agar lebih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah bisa dapat akses pembiayaan," ujar Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo usai peresmian kantor baru dan empat kapal PT Citra Shipyard di Batam, Kamis (8/1/2015).

Menurutnya, kebijakan LTV akan tetap dipertahankan karena dinilai efektif menjaga portofolio pembiayaan properti melalui menekan spekulasi dan mengendalikan resiko kredit.

Pendalaman juga dilakukan untuk kredit properti perumahan ukuran besar dengan pemantauan agar pertumbuhan kredit dan harga tidak berlebihan.

"LTV berlaku untuk nasional. Secara umum, LTV sekarang ini bisa menjaga portofolio pembiayaan properti dan perhatiannya lebih tinggi ke menengah atas agar sektor ini tetap sehat dan menjaga stabilitas keuangan kita," terang Agus.

Patut diketahui, sejak 2013 BI mengeluarkan kebijakan LTV, yakni rasio nilai kredit yang dapat diberikan bank terhadap nilai agunan.

Untuk mempermudah, kebijakan ini mengatur besaran batas uang muka pembayaran kredit kepemilikan rumah atau apartemen (KPR/KPA) kepada konsumen.

LTV mengatur batas pemberian kredit untuk satu unit rumah di atas 70 meter persegi sebesar 70%. Kata lain, nasabah harus membayar uang muka sebesar 30% sebagai syarat mendapat pembiayaan dari perbankan.

BI mewajibkan pembayaran uang muka, masing-masing untuk KPR pertama sebesar 30%, KPR kedua 40%, KPR ketiga dan seterusnya sebesar 50%.

Sebelumnya, pengembang di Batam mengharapkan BI mengkaji ulang kebijakan LTV karena dinilai memberatkan penjualan perumahan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Menangkap Antusiasme...
Strategi Menangkap Antusiasme Para Pencari Properti
Bisnis Properti Kembali...
Bisnis Properti Kembali Bergairah, Saatnya Membeli Rumah
Kredit Properti Alami...
Kredit Properti Alami Penyusutan di Akhir Juni 2020
Bisnis Properti Mulai...
Bisnis Properti Mulai Bangkit, Ini Lho Buktinya
Ikut Atasi Backlog,...
Ikut Atasi Backlog, Bank BTN Gelar Indonesia Property Expo
Diamondland Gandeng...
Diamondland Gandeng Bank Syariah Mandiri Demi Mempermudah Konsumen
Berita Terkini
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
7 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
38 menit yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
43 menit yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
56 menit yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved