Wall Street Reli Didukung Membaiknya Ekonomi AS

Jum'at, 09 Januari 2015 - 08:56 WIB
Wall Street Reli Didukung...
Wall Street Reli Didukung Membaiknya Ekonomi AS
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berhasil reli untuk hari kedua didorong ekspektasi terus membaiknya ekonomi Amerika Serikat (AS).

Indeks S&P 500 naik 3% selama dua sesi perdagangan terakhir, setelah terkoreksi 4,2% dalam lima hari perdagangan sebelumnya, dan membawa indeks ke wilayah positif di tahun ini. Indeks Dow dan Nasdaq juga menguat.

Sektor di indeks S&P yang memimpin kenaikan, yakni bahan baku, energi, dan teknologi, yang masing-masing naik lebih dari 2%.

Sementara itu, meski sedikit di atas ekspektasi, klaim awal tunjangan pengangguran AS melemah dibanding pekan sebelumnya. Sementara data pekerjaan yang akan dirilis pada Jumat waktu setempat diperkirakan sebanyak 240 ribu tenaga kerja baru.

"Kami berada di titik, di mana laporan pekerjaan telah datang secara konsisten pada kisaran 200 ribu atau 200 ribu lebih. Saya berpikir bahwa Fed akan terus berada di jalur untuk segala sesuatu yang kita harapkan," kata Kepala Pasar Strategi di JonesTrading Michael O'Rourke seperti dilansir dari Reuters, Jumat (9/1/2015).

Sementara sentimen lain yang mendorong reli bursa adalah data zona Eropa yang terus melemah, sehingga mengangkat optimisme bahwa Bank Sentral Eropa akan mengambil tindakan yang lebih agresif.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 323,35 poin atau 1,84% ke 17.907,87; indeks S&P 500 naik 36,24 poin atau 1,79% ke 2.062,14; dan Nasdaq Composite bertambah 85,72 poin atau 1,84% ke 4.736,19.

Sekitar 7,1 miliar saham ditransaksikan di bursa AS. Volume tersebut di atas rata-rata selama lima sesi perdagangan terakhir sebanyak 6,7 miliar lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
38 menit yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
47 menit yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
1 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
1 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
2 jam yang lalu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved